Langsung ke konten
Surah 43 · Ayat 58

Az-Zukhruf 43:58

الزخرف

وَقَالُوٓا۟ ءَأَـٰلِهَتُنَا خَيْرٌ أَمْ هُوَ ۚ مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلَّا جَدَلًۢا ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ

Arti

58. Dan mereka berkata, "Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia (Isa)?” Mereka tidak memberikan (perumpamaan itu) kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja; sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.[788]

[788]. Ayat 57 dan 58 atas menceritakan kembali kejadian sewaktu Rasulullah membacakan di hadapan orang-orang Quraisy ayat 98 Surah Al-Anbiyā’ (21) yang artinya, “Sesungguhnya kamu dan yang kamu sembah selain Allah adalah kayu bakar Jahanam.” Maka seorang Quraisy bernama Abdullah bin Az-Zab’ari menanyakan kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tentang keadaan 'Isa yang disembah orang Nasrani, apakah dia juga menjadi kayu bakar neraka Jahanam seperti halnya sembahan-sembahan mereka. Rasulullah terdiam dan mereka pun menertawakannya; lalu mereka menanyakan lagi mengenai mana yang lebih baik, antara sembahan-sembahan mereka dan Nabi 'Isa -'alaihissalām-? Pertanyaan-pertanyaan mereka itu hanyalah mencari perbantahan saja, bukanlah mencari kebenaran. Jalan pikiran mereka itu adalah kesalahan yang besar. Nabi 'Isa -'alaihissalām- tidak mengetahui bahwa dia disembah, dan dia tidak rela dijadikan sembahan.

Arti: Indonesian Translation - Sabiq Company. Issued by Sabiq Company, developed under the supervision of Rowwad Translation Center. The original translation is available for the purpose of expressing opinion, evaluation, and continuous development. Versi 1.1.3, 2025-06-02. QuranEnc.com

Arti

Dan mereka berkata, "Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia (Isa)?" Mereka tidak memberikan (perumpamaan itu) kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja; sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.[788]

[788] Ayat 57 dan 58 di atas menceritakan kembali kejadian sewaktu Rasulullah membacakan di hadapan orang-orang Quraisy ayat 98 Surah Al-Anbiyā` (21) yang artinya, "Sesungguhnya kamu dan yang kamu sembah selain Allah adalah kayu bakar Jahanam." Maka seorang Quraisy bernama Abdullah bin Az-Zab'ari menanyakan kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tentang keadaan Isa yang disembah orang Nasrani, apakah dia juga menjadi kayu bakar neraka Jahanam seperti halnya sembahan-sembahan mereka. Rasulullah terdiam dan mereka pun menertawakannya; lalu mereka menanyakan lagi mengenai mana yang lebih baik, antara sembahan-sembahan mereka dan Nabi Isa -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Pertanyaan-pertanyaan mereka ini hanyalah mencari perbantahan saja, bukanlah mencari kebenaran. Jalan pikiran mereka adalah kesalahan yang besar. Nabi Isa -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak mengetahui bahwa dia disembah, dan dia tidak rela dijadikan sesembahan.

Arti: Indonesian Translation - Ministry of Religious Affairs. Issued by the Indonesian Ministry of Religious Affairs. Developed under the supervision of Rowwad Translation Center. The original translation is available for the purpose of expressing opinion, evaluation, and continuous development. Versi 1.0.1, 2025-06-23. QuranEnc.com

Arti

Dan mereka berkata, "Manakah yang lebih baik tuhan-tuhan kami atau dia (`Isa)? Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu, melainkan dengan maksud membantah saja; sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar[1363].

[1363]. Ayat 57 dan 58 di atas menceritakan kembali kejadian sewaktu Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam membacakan di hadapan orang Quraisy ayat 98 Surah Al-Anbiyā` yang artinya, "Sesungguhnya kamu dan yang kamu sembah selain Allah adalah kayu bakar jahanam". Maka seorang Quraisy bernama ʻAbdullāh bin Az-Zab`ari menanyakan kepada Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam tentang keadaan `lsa ‘Alaihissalām yang disembah orang Nasrani, apakah beliau juga menjadi kayu bakar neraka Jahanam seperti halnya sembahan-sembahan mereka. Rasulullah Ṣallallāhu ʻAlaihi wa Sallam terdiam dan mereka pun menertawakannya; lalu mereka menanyakan lagi mengenai mana yang lebih baik antara sembahan-sembahan mereka dengan ʻIsa ‘Alaihissalām. Pertanyaan-pertanyaan mereka ini hanyalah mencari perbantahan saja, bukanlah mencari kebenaran. Jalan pikiran mereka itu adalah kesalahan yang besar. ʻIsa ‘Alaihissalām tidak mengetahui bahwa beliau disembah dan tidak pula rela dijadikan sembahan.

Arti: Indonesian Translation - The Complex. Issued by the Indonesian Ministry of Religious Affairs. Developed under the supervision of Rowwad Translation Center. The original translation is available for the purpose of expressing opinion, evaluation, and continuous development. Versi 1.0.1, 2025-06-26. QuranEnc.com

Tafsir

Mereka berkata, “Mana yang lebih baik, sesembahan kami ataukah Isa?” Tidaklah Ibnu az-Ziba'rā dan semisalnya membuat permisalan ini untukmu karena keinginan untuk sampai pada kebenaran, akan tetapi karena mereka senang berdebat sebab mereka adalah kaum yang mempunyai tabiat suka berdebat.

Edisi ini menjelaskan setiap ayat; ia bukan terjemahannya. Arti: Indonesian Translation of Al-Mukhtasar in Interpreting the Noble Quran. Issued by Tafsir Center for Quranic Studies Versi 1.0.0, 2017-01-23. QuranEnc.com

Az-Zukhruf

Teks Arabnya adalah teks Tanzil, tanpa perubahan. Terjemahan maknanya adalah edisi dari penerbitnya masing-masing, tanpa perubahan; para peninjau Sabīl sendiri belum memeriksanya. Arab: teks Utsmani Tanzil, versi 1.1. Sumber: tanzil.net