Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Orang yang paling dimurkai Allah adalah orang yang keras lagi suka berdebat

عن عائشة رضي الله عنها عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ».
Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda, "Orang yang paling dimurkai Allah adalah orang yang keras lagi suka berdebat."
Muttafaq 'alaihDerajatSahih
Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa Allah -Tabāraka wa Ta'ālā- membenci orang yang keras dan banyak berdebat; yaitu yang tidak mau menerima kebenaran dan berupaya untuk menolaknya dengan berdebat, atau berdebat membela yang benar tetapi berlebihan di dalamnya serta keluar dari batas normal dan mendebat tidak menggunakan ilmu.

Faedah
  1. 1- Tuntutan orang yang terzalimi terkait haknya di pengadilan tidak termasuk dalam perdebatan yang tercela.
  2. 2- Berdebat dan bertikai termasuk penyakit lisan yang dapat menyebabkan perpecahan dan permusuhan di antara kaum muslimin.
  3. 3- Berdebat hukumnya terpuji jika dilakukan untuk membela kebenaran dan dengan cara yang baik. Sebaliknya, hukumnya tercela jika bertujuan menolak kebenaran dan menetapkan kebatilan atau tidak dengan hujah dan bukti.
Rujukan

صحيح البخاري (3/ 131) (2457). صحيح مسلم (4/ 2054) (2668). توضيح الأحكام من بلوغ المرام، للبسام (7/ 476). منحة العلام في شرح بلوغ المرام، لعبد الله الفوزان (10/ 308). فتح ذي الجلال والإكرام، لابن عثيمين (6/ 416). سبل السلام بشرح بلوغ المرام، للصنعاني (2/ 685).

Hadis ini di HadeethEnc.com
Keutamaan dan Adab

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com