Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Allāhumma lā ‘aisya illā ‘aisyul-ākhirah, fa-gfir lil-anṣāri wa al-muhājirah Artinya: "Ya Allah, tidak ada kehidupan yang hakiki kecuali kehidupan akhirat. Sebab itu, ampunilah kaum Ansar dan Muhajirin

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضيَ اللهُ عنه عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: «اللهُمَّ لَا عَيْشَ إِلَّا عَيْشُ الْآخِرَهْ، فَاغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَالْمُهَاجِرَهْ».
Anas bin Malik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ berdoa, Allāhumma lā ‘aisya illā ‘aisyul-ākhirah, fa-gfir lil-anṣāri wa al-muhājirah Artinya: "Ya Allah, tidak ada kehidupan yang hakiki kecuali kehidupan akhirat. Sebab itu, ampunilah kaum Ansar dan Muhajirin."
Muttafaq 'alaihDerajatSahih
Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan bahwa tidak ada kehidupan hakiki kecuali kehidupan akhirat di bawah naungan rida, rahmat, dan surga Allah, karena kehidupan dunia akan sirna, sedangkan kehidupan akhirat itulah yang kekal abadi. Kemudian beliau ﷺ berdoa memohonkan ampunan, pemuliaan serta kebaikan untuk kaum Ansar yang telah menampung dan membela Nabi ﷺ dan kaum Muhajirin, bahkan membagikan kepada mereka harta mereka. Beliau juga mendoakan kaum Muhajirin yang telah meninggalkan negeri dan harta kekayaan mereka demi mendapatkan karunia dan rida Allah.

Faedah
  1. 1- Sikap zuhud Nabi ﷺ terhadap dunia dan kecenderungannya pada akhirat.
  2. 2- Nabi ﷺ mangajak umatnya untuk bersikap zuhud terhadap harta kenikmatan dunia yang fana.
  3. 3- Menjelaskan keutamaan Muhajirin dan Ansar, yaitu mereka mendapatkan doa Nabi ﷺ yang memohonkan ampunan untuk mereka.
  4. 4- Seorang hamba tidak boleh bahagia secara berlebihan lantaran dunia yang diperolehnya, karena dunia itu akan sirna secara cepat dengan segala kesusahan yang ada di dalamnya. Negeri abadi nan kekal itu adalah akhirat.
Rujukan

صحيح البخاري (8/ 88) (6413). صحيح مسلم (3/ 1431) (1805). مرقاة المفاتيح، لعلي القاري (7/ 3016). فتح الباري شرح صحيح البخاري، لابن حجر (11/ 231). شرح رياض الصالحين، لابن عثيمين (3/ 362). كنوز رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (7/ 223). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي (1/ 529). نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (1/ 412).

Hadis ini di HadeethEnc.com
Celaan Cinta Dunia

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com