Seorang laki-laki Arab badui dari pedalaman datang menemui Nabi ﷺ agar beliau menunjukinya suatu amalan yang dapat memasukkannya ke dalam surga. Nabi ﷺ memberinya jawaban bahwa masuk surga dan selamat dari neraka bergantung pada pelaksanaannya terhadap rukun Islam: yaitu beribadah kepada Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, mendirikan salat lima waktu yang diwajibkan Allah pada hamba-Nya dalam sehari semalam, membayar zakat harta yang diwajibkan Allah kepadamu dan menyerahkannya kepada yang berhak, dan berpuasa di bulan Ramadan sesuai dengan waktunya. Laki-laki itu berkata: Demi Tuhan yang jiwaku ada di tangan-Nya, aku tidak akan menambah dengan yang lain melebihi amalan wajib yang aku dengar darimu, dan tidak akan aku kurangi juga. Ketika laki-laki itu pergi, Nabi ﷺ bersabda: Siapa yang ingin melihat seorang penghuni surga, maka hendaknya ia melihat orang badui tersebut.
- 1- Mengesakan Allah Ta'ala dalam ibadah adalah perkara pertama yang disampaikan dalam berdakwah.
- 2- Orang yang baru masuk Islam cukup diajarkan perkara-perkara yang wajib.
- 3- Berdakwah kepada Allah Ta'ala harus dilakukan secara bertahap.
- 4- Kegigihan orang tersebut untuk belajar urusan agamanya.
- 5- Apabila seorang muslim mencukupkan diri dengan perkara-perkara wajib, ia telah beruntung, tetapi itu bukan berarti menggampangkan perkara sunah, karena yang sunah menjadi penyempurna kekurangan pada yang wajib.
- 6- Beberapa ibadah yang disebutkan secara khusus menunjukkan statusnya yang sangat penting serta dianjurkan, dan tidak berarti yang lainnya tidak wajib.
صحيح البخاري (2/ 105) (1397). صحيح مسلم (1/ 44) (14). كنوز رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (15/ 588). بهجة الناظرين، لسليم الهلالي (2/ 349). نزهة المتقين، لمجموعة من الباحثين (2/ 861). منار القاري، لحمزة قاسم (3/ 5). مرقاة المفاتيح شرح مشكاة المصابيح، لعلي القاري (1/ 82).