Para sahabat bertanya kepada Nabi ﷺ tentang tata cara berselawat kepada beliau, setelah mereka mengetahui cara mengucapkan salam kepada beliau di saat tahiyat salat, yaitu: as-salāmu 'alaika ayyuhan-nabiyyu waraḥmatullāhi wabarakātuh ...?" Maka Nabi ﷺ mengabari mereka cara berselawat kepada beliau, penjelasan maknanya sebagai berikut: Allāhumma ṣalli 'alā muḥammad wa 'alā āli muḥammad; yakni: pujilah Muhammad dengan penyebutan yang indah di hadapan para malaikat tertinggi, juga pengikut beliau dalam agama, serta orang-orang beriman dari kerabat beliau. Kamā ṣallaita 'alā āli ibrāhīm; yakni: sebagaimana Engkau telah memberikannya pada keluarga Ibrahim -'alaihissalām-, yaitu Ibrahim, Ismail, Ishaq, dan keluarga mereka serta pengikut-pengikut mereka yang beriman, maka berilah karunia-Mu kepada Muhammad ﷺ juga. Innaka ḥamīdun majīd; artinya: Engkau yang terpuji pada zat, sifat, dan perbuatan-perbuatan-Mu; yang luas dalam keagungan, kekuasaan, dan pemberian-Mu. Allāhumma bārik 'alā muḥammad wa 'alā āli muḥammad kamā bārakta 'alā āli ibrāhīm; yakni: berilah ia kebaikan dan kemuliaan yang terbesar, serta tambahkanlah dan tetapkanlah.
- 1- Kalangan salaf biasa saling memberi hadiah berupa permasalahan-permasalahan ilmiah.
- 2- Kewajiban berselawat kepada Nabi ﷺ pada tasyahud akhir salat.
- 3- Nabi ﷺ mengajari sahabatnya lafaz salam dan selawat kepada beliau.
- 4- Lafaz ini adalah lafaz selawat kepada Nabi ﷺ yang paling sempurna.
صحيح البخاري (8/ 77) (6357). صحيح مسلم (1/ 305) (406). تيسير العلام شرح عمدة الأحكام، لعبد الله البسام (ص208). تنبيه الأفهام شرح عمدة الأحكام، لابن عثيمين (2/ 270). الإلمام بشرح عمدة الأحكام، لإسماعيل الأنصاري (1/ 170).