Dahulu Zaid bin Ḥāriṡah berkulit putih sedangkan anaknya Usāmah berkulit sawo matang. Karena perbedaan warna kulit ini, orang-orang meragukan nasab Usāmah kepada Zaid dan berkomentar miring tentang mereka. Hal ini menyebabkan Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- merasa terganggu. Pada suatu saat Mujazziz al-Madlaji, ahli jejak kaki dan pertalian nasab, melewati keduanya ketika mereka berdua sedang berselimut dan menutup kepala mereka sedangkan kaki mereka berdua terlihat. Lantas diapun berkata, "Sesungguhnya kaki-kaki ini berasal dari keturunan yang satu" karena ia melihat kemiripan kaki-kaki tersebut. Perkataan qāif ini didengar oleh Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- maka beliau pun sangat gembira, sampai beliau masuk menemui Aisyah sedang wajahnya masih berseri-seri karena rasa senang dan gembira dengan kebenaran tali nasab Usāmah kepada bapaknya Zaid, juga untuk membantah gosip orang-orang yang membicarakan kehormatan orang lain tanpa ilmu.
- صحيح البخاري –الجامع الصحيح-؛ للإمام أبي عبد الله محمد بن إسماعيل البخاري، عناية محمد زهير الناصر، دار طوق النجاة، الطبعة الأولى، 1422هـ. - صحيح مسلم؛ للإمام مسلم بن الحجاج، حققه ورقمه محمد فؤاد عبد الباقي، دار عالم الكتب-الرياض، الطبعة الأولى، 1417هـ. - الإلمام بشرح عمدة الأحكام للشيخ إسماعيل الأنصاري-مطبعة السعادة-الطبعة الثانية 1392ه. - تيسير العلام شرح عمدة الأحكام-عبد الله البسام-تحقيق محمد صبحي حسن حلاق- مكتبة الصحابة- الشارقة- الطبعة العاشرة- 1426ه.