Tsallaka zuwa abin da ke ciki
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yusuf
Sura ta 12

Yusuf

Wannan fassarar tafsirin as-Saʿdī ce, kamar yadda IslamHouse.com ke wallafa ta a saadi.islamenc.com, an karanta ta daga shafukan wannan shafin yanar gizo. Shafin bai faɗi wanda ya fassara ta ba, ko wane bugu da aka buga take bi, kuma bai bayyana sharuɗɗa na ɗaukar rubutunta ba, saboda haka ba a tabbatar da haƙƙin nuna ta ba. Babu wanda ya kwatanta ta da littafin da aka buga, kuma babu malami da ya duba ta. Kowane sashe yana kusa da ayoyin da yake bayani a kansu, waɗanda rubutun Alƙur’ani ne na Tanzil, kamar yadda yake a can; aya da shafin bai ba ta bayani na kanta ba tana tare da sashen da ya gabace ta, kuma jerin yana ambaton kowace irin wannan aya. Sabīl bai rubuta wani abu daga cikinta ba, kuma bai fassara ta ba.

Rubutu dagasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)an ɗauka 2026-10-22

Aya ta 67

وَقَالَ يَـٰبَنِىَّ لَا تَدْخُلُوا۟ مِنۢ بَابٍ وَٰحِدٍ وَٱدْخُلُوا۟ مِنْ أَبْوَٰبٍ مُّتَفَرِّقَةٍ ۖ وَمَآ أُغْنِى عَنكُم مِّنَ ٱللَّهِ مِن شَىْءٍ ۖ إِنِ ٱلْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَعَلَيْهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُتَوَكِّلُونَ 67

(67) Kemudian ketika Ya'qub melepaskan Bunyamin ber-sama mereka, beliau berpesan kepada mereka, jika akan memasuki negeri Mesir hendaknya mereka tidak memasukinya ﴾ مِنۢ بَابٖ وَٰحِدٖ وَٱدۡخُلُواْ مِنۡ أَبۡوَٰبٖ مُّتَفَرِّقَةٖۖ ﴿ "dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lainan", hal tersebut karena beliau mengkhawa-tirkan adanya (seseorang yang mengidap penyakit) 'ain (hasad), lantaran jumlah mereka banyak dan penampilan mereka yang meng-undang perhatian, karena mereka merupakan putra-putra milik se-orang lelaki saja. Inilah sebab (keluarnya wasiat tersebut). (وَ) "Dan", apabila tidak demikian ﴾ م َ آ أُغۡنِي عَنكُم مِّنَ ٱللَّهِ ﴿ "aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikit pun dari (takdir) Allah", sedikit pun. Apa saja yang telah ditakdirkan pasti akan terjadi ﴾ إِنِ ٱلۡحُكۡمُ إِلَّا لِلَّهِۖ ﴿ "keputusan menetap-kan (sesuatu) hanyalah hak Allah", keputusan itu adalah keputusan-Nya dan perintah itu adalah perintahNya. Apa saja yang telah di-putuskan dan ditetapkan pasti akan terjadi ﴾ عَلَيۡهِ تَوَكَّلۡتُۖ ﴿ "kepadaNya-lah aku bertawakal", aku bergantung kepada Allah, tidak bertumpu pada faktor sebab pesanku kepada kalian ﴾ وَعَلَيۡهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُتَوَكِّلُونَ ﴿ "dan hendaklah kepadaNya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri", karena dengan tawakal, sasaran-sasaran yang baik akan terwujud, dan kejadian-kejadian yang menakutkan akan menyingkir.