İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · At-Tawba
Sure 9

At-Tawba

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 114

وَمَا كَانَ ٱسْتِغْفَارُ إِبْرَٰهِيمَ لِأَبِيهِ إِلَّا عَن مَّوْعِدَةٍ وَعَدَهَآ إِيَّاهُ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُۥٓ أَنَّهُۥ عَدُوٌّ لِّلَّهِ تَبَرَّأَ مِنْهُ ۚ إِنَّ إِبْرَٰهِيمَ لَأَوَّٰهٌ حَلِيمٌ 114

(114) Kalaupun ada istighfar dari Khalil ar-Rahman, Ibrahim (kepada Allah) untuk ayahnya, maka itu ﴾ عَن مَّوۡعِدَةٖ وَعَدَهَآ إِيَّاهُ ﴿ "tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapak-nya itu." Yaitu perkataannya, ﴾ سَأَسۡتَغۡفِرُ لَكَ رَبِّيٓۖ إِنَّهُۥ كَانَ بِي حَفِيّٗا 47 ﴿ "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan meminta ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku." (Maryam: 47). Hal itu sebelum Ibrahim mengetahui akhir hidup bapaknya. ﴾ فَلَمَّا تَبَيَّنَ ﴿ "Maka tatkala jelas" bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu, ﴾ عَدُوّٞ لِّلَّهِ ﴿ "adalah musuh Allah", mati di atas kekufuran, dan nasihat serta peringatan tidak berguna baginya, ﴾ تَبَرَّأَ مِنۡهُۚ ﴿ "maka Ibrahim berlepas diri darinya." Menyesuaikan diri dengan Rabbnya dan beradab di ha-dapanNya. ﴾ إِنَّ إِبۡرَٰهِيمَ لَأَوَّٰهٌ ﴿ "Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut hatinya", yakni yang selalu kembali kepada Allah dalam segala perkara, banyak berdzikir, berdoa, istighfar, dan ber-taubat kepadaNya. ﴾ حَلِيمٞ ﴿ "Lagi penyantun." Yakni, memiliki sifat kasih sayang kepada makhluk, memaafkan kesalahan mereka ke-padanya, tidak terpicu oleh perbuatan bodoh orang yang bodoh, dan tidak membalas orang yang berbuat jahat kepadanya dengan kejahatan. Bapaknya berkata kepadanya, ﴾ لَأَرۡجُمَنَّكَۖ ﴿ "Niscaya kamu akan kurajam." (Maryam: 46). Sedangkan Ibrahim menjawab, ﴾ سَلَٰمٌ عَلَيۡكَۖ سَأَسۡتَغۡفِرُ لَكَ رَبِّيٓۖ ﴿ "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan meminta ampun bagimu kepada Rabbku." (Maryam: 47). Maka kamu harus mengikuti dan meneladani agama Ibrahim dalam segala sesuatu, kecuali ucapan Ibrahim kepada bapaknya, ﴾ لَأَسۡتَغۡفِرَنَّ لَكَ ﴿ "Aku benar-benar akan memohonkan ampunan (kepada Allah) un-tukmu." (Al-Mumtahanah: 4) Sebagaimana Allah telah memperingatkan itu dan yang lain-nya. Oleh karena itu Dia berfirman,