İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-A'raaf
Sure 7

Al-A'raaf

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 29

قُلْ أَمَرَ رَبِّى بِٱلْقِسْطِ ۖ وَأَقِيمُوا۟ وُجُوهَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَٱدْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ ۚ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ 29

(29) Kemudian Allah menyebutkan apa yang diperintah-kanNya, ﴾ قُلۡ أَمَرَ رَبِّي بِٱلۡقِسۡطِۖ ﴿ "Katakanlah, 'Rabbku menyuruh menjalankan keadilan." Adil dalam ibadah dan muamalat, bukan dengan kezha-liman dan kesewenang-wenangan. ﴾ وَأَقِيمُواْ وُجُوهَكُمۡ عِندَ كُلِّ مَسۡجِدٖ ﴿ "Dan (katakanlah), 'Luruskanlah muka (diri)mu di setiap shalat." Yakni menghadaplah kepada Allah, ber-sungguh-sungguhlah dalam menyempurnakan ibadah, khususnya shalat. Tegakkanlah ia lahir dan batin. Bersihkan ia dari segala yang mengurangi dan merusaknya. ﴾ وَٱدۡعُوهُ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَۚ ﴿ "Dan berdoalah (sembahlah) Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepadaNya." Yakni, bertujuan dengan itu WajahNya semata, tidak ada sekutu bagiNya. Doa di sini mencakup doa permohonan dan doa ibadah, yakni janganlah kamu mencari tujuan dan sasaran dalam doamu selain penghambaan kepada Allah dan ridhaNya. ﴾ كَمَا بَدَأَكُمۡ ﴿ "Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu", pada per-mulaan. ﴾ تَعُودُونَ ﴿ "(Demikian pulalah) kamu akan kembali kepadaNya," de-ngan dibangkitkan. Yang mampu menciptakanmu pertama kali pasti mampu mengembalikannya, bahkan lebih mudah daripada menciptakan pertama kali.