Al-A'raaf
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
وَلَمَّا رَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوْمِهِۦ غَضْبَـٰنَ أَسِفًا قَالَ بِئْسَمَا خَلَفْتُمُونِى مِنۢ بَعْدِىٓ ۖ أَعَجِلْتُمْ أَمْرَ رَبِّكُمْ ۖ وَأَلْقَى ٱلْأَلْوَاحَ وَأَخَذَ بِرَأْسِ أَخِيهِ يَجُرُّهُۥٓ إِلَيْهِ ۚ قَالَ ٱبْنَ أُمَّ إِنَّ ٱلْقَوْمَ ٱسْتَضْعَفُونِى وَكَادُوا۟ يَقْتُلُونَنِى فَلَا تُشْمِتْ بِىَ ٱلْأَعْدَآءَ وَلَا تَجْعَلْنِى مَعَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ 150
(150) ﴾ وَلَمَّا رَجَعَ مُوسَىٰٓ إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ غَضۡبَٰنَ أَسِفٗا ﴿ "Dan tatkala Musa telah kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih hati." Yakni Musa dipenuhi oleh amarah dan emosi kepada mereka karena kecemburuannya yang besar terhadap Allah تعالى dan kasih sayang serta ketulusan-nya yang sempurna. ﴾ قَالَ بِئۡسَمَا خَلَفۡتُمُونِي مِنۢ بَعۡدِيٓۖ ﴿ "Berkatalah dia, 'Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sesudah kepergianku'." Yakni alangkah buruknya keadaan kalian setelah kepergianku dari kalian, sesungguhnya ia adalah keadaan yang menyeret kepada kebinasaan dan kesengsaraan untuk selama-lamanya. ﴾ أَعَجِلۡتُمۡ أَمۡرَ رَبِّكُمۡۖ ﴿ "Apakah kamu hendak mendahului janji Rabbmu?" Di mana Dia telah menjan-jikan kepadamu untuk menurunkan kitab tetapi kamu tergesa-gesa dengan akalmu yang rusak sehingga melakukan perbuatan buruk ini. ﴾ وَأَلۡقَى ٱلۡأَلۡوَاحَ ﴿ "Dan Musa pun melemparkan luh-luh (Taurat) itu." Yakni dia melemparnya karena marah. ﴾ وَأَخَذَ بِرَأۡسِ أَخِيهِ ﴿ "Dan memegang (rambut) kepala saudaranya", Harun dan juga jenggotnya, ﴾ يَجُرُّهُۥٓ إِلَيۡهِۚ ﴿ "sambil menariknya ke arahnya." Dan Musa berkata kepadanya, ﴾ مَا مَنَعَكَ إِذۡ رَأَيۡتَهُمۡ ضَلُّوٓاْ 92 أَلَّا تَتَّبِعَنِۖ أَفَعَصَيۡتَ أَمۡرِي 93 ﴿ "Apa yang menghalangi kamu ketika kamu melihat mereka telah sesat, (sehingga) kamu tidak mengikuti aku? Maka apakah kamu telah (se-ngaja) mendurhakai perintahku?" (Thaha: 92-93), kepadamu dengan ucapanku, ﴾ ٱخۡلُفۡنِي فِي قَوۡمِي وَأَصۡلِحۡ وَلَا تَتَّبِعۡ سَبِيلَ ٱلۡمُفۡسِدِينَ 142 ﴿ "Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan." (Al-A'raf: 142). Harun menjawab, ﴾ قَالَ يَبۡنَؤُمَّ لَا تَأۡخُذۡ بِلِحۡيَتِي وَلَا بِرَأۡسِيٓۖ إِنِّي خَشِيتُ أَن تَقُولَ فَرَّقۡتَ بَيۡنَ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ وَلَمۡ تَرۡقُبۡ قَوۡلِي 94 ﴿ "Hai putra ibuku, janganlah kamu pegang jenggotku dan jangan (pula) kepalaku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan berkata (kepadaku), 'Kamu telah memecah antara Bani Israil dan kamu tidak me-melihara amanatku'." (Thaha: 94). Dan di sini Harun menjawab, ﴾ قَالَ ٱبۡنَ أُمَّ ﴿ "Hai anak ibuku", ucapan ini untuk melunakkan Musa dengan hanya menyinggung ibu saja. Namun demikian, sebenarnya dia adalah saudara kandung-nya. ﴾ إِنَّ ٱلۡقَوۡمَ ٱسۡتَضۡعَفُونِي ﴿ "Sesungguhnya kaum ini telah menganggapku lemah." Yakni mereka meremehkanku ketika aku berkata kepada mereka, "Wahai kaum, kalian hanya difitnah dengannya dan bahwa Rabbmu adalah Allah Yang Maha Rahman, maka ikutilah aku dan taatilah perintahku. ﴾ وَكَادُواْ يَقۡتُلُونَنِي ﴿ "Dan hampir-hampir mereka membu-nuhku." Yakni janganlah kamu mendugaku lalai. ﴾ فَلَا تُشۡمِتۡ بِيَ ٱلۡأَعۡدَآءَ ﴿ "Sebab itu janganlah kamu menjadikan musuh-musuh gembira melihatku", dengan hardikanmu kepadaku dan perlakuan burukmu kepadaku, karena musuh-musuh selalu berusaha dengan sungguh-sungguh dalam memunculkan kesalahan dan menemukan kekeliruan pada-ku, ﴾ وَلَا تَجۡعَلۡنِي مَعَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "dan janganlah kamu masukkan aku ke dalam golongan orang-orang yang zhalim." Lalu kamu memperlakukanku seperti mereka.