İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Sure 6

Al-An'aam

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 139

وَقَالُوا۟ مَا فِى بُطُونِ هَـٰذِهِ ٱلْأَنْعَـٰمِ خَالِصَةٌ لِّذُكُورِنَا وَمُحَرَّمٌ عَلَىٰٓ أَزْوَٰجِنَا ۖ وَإِن يَكُن مَّيْتَةً فَهُمْ فِيهِ شُرَكَآءُ ۚ سَيَجْزِيهِمْ وَصْفَهُمْ ۚ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ عَلِيمٌ 139

(139) Di antara keyakinan mereka yang buruk adalah bahwa mereka menentukan sebagian binatang ternak, lalu mereka menentukan janin yang ada di perutnya sebagai sesuatu yang haram untuk wanita dan tidak bagi laki-laki. Mereka berkata,﴾ مَا فِي بُطُونِ هَٰذِهِ ٱلۡأَنۡعَٰمِ خَالِصَةٞ لِّذُكُورِنَا ﴿ "Janin yang dalam perut binatang ternak ini adalah khusus untuk pria kami." Maksudnya, hanya halal untuk kaum laki-laki saja, dan tidak halal untuk wanita. ﴾ وَمُحَرَّمٌ عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِنَاۖ ﴿ "Dan diharamkan atas wanita kami." Ini jika janin itu lahir dalam ke-adaan hidup. Jika ia dilahirkan dalam keadaan mati, maka ia halal untuk semuanya, yakni halal untuk laki-laki dan wanita.﴾ سَيَجۡزِيهِمۡ وَصۡفَهُمۡۚ ﴿ "Kelak Allah akan membalas mereka terhadap ketetapan mereka," di mana mereka menetapkan sesuatu yang dihalalkan oleh Allah sebagai sesuatu yang haram, dan menetapkan yang haram menjadi halal, maka mereka menentang dan menyelisihi syariat Allah dan mereka menisbatkannya kepada Allah. ﴾ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ ﴿ "Sesungguhnya Allah Mahabijaksana," di mana Dia menunda mereka dan menempatkan mereka di dalam kesesatan yang mereka alami. ﴾ عَلِيمٞ ﴿ "Lagi Maha Mengetahui," keadaan me-reka, tidak ada yang samar bagiNya. Dia mengetahui mereka, me-ngetahui apa yang mereka katakan dan mereka nisbatkan secara dusta kepadaNya sementara Dia terus memberi mereka rizki dan keselamatan.