İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Qaaf
Sure 50

Qaaf

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 22

لَّقَدْ كُنتَ فِى غَفْلَةٍ مِّنْ هَـٰذَا فَكَشَفْنَا عَنكَ غِطَآءَكَ فَبَصَرُكَ ٱلْيَوْمَ حَدِيدٌ 22

(22) Ini merupakan masalah yang harus diperhatikan oleh para hamba, tapi kebanyakan manusia lalai, karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ لَّقَدۡ كُنتَ فِي غَفۡلَةٖ مِّنۡ هَٰذَا ﴿ "Sungguh kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini." Artinya, dikatakan pada orang yang berpaling dan mendustakan Hari Kiamat. Perkataan ini sebagai celaan dan penghinaan, kalian dulunya mendustakan Hari Kiamat dan tidak mau beramal untuk Hari Kiamat, ﴾ ف َ ـ ﴿ "maka" s e k a r a n g ﴾ كَشَفۡنَا عَنكَ غِطَآءَكَ ﴿ "Kami singkapkan dari padamu tutup (yang menutupi) matamu," yang menutupi hatimu, dulu kalian banyak terlelap dan terus menerus berpaling, ﴾ فَبَصَرُكَ ٱلۡيَوۡمَ حَدِيدٞ ﴿ "maka penglihatanmu pada hari itu sangat tajam," yakni melihat berbagai macam azab yang membuat-nya takut. Penafsiran lain, atau ini adalah pembicaraan Allah سبحانه وتعالى untuk hambaNya yang ketika berada di dunia melalaikan tujuan mengapa dia diciptakan. Tapi pada Hari Kiamat orang itu menjadi waspada dan kantuknya lenyap di saat-saat di mana semua yang telah ditinggalkan tidak mungkin bisa dikejar lagi. Semua ini me-rupakan ancaman Allah سبحانه وتعالى untuk para hambaNya serta penyam-paian berita menakutkan dengan menyebutkan balasan yang di-terima mereka yang mendustakan pada hari yang amat besar itu.