İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Maaida
Sure 5

Al-Maaida

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 81

وَلَوْ كَانُوا۟ يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلنَّبِىِّ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مَا ٱتَّخَذُوهُمْ أَوْلِيَآءَ وَلَـٰكِنَّ كَثِيرًا مِّنْهُمْ فَـٰسِقُونَ 81

(81) ﴾ وَلَوۡ كَانُواْ يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلنَّبِيِّ وَمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مَا ٱتَّخَذُوهُمۡ أَوۡلِيَآءَ ﴿ "Se-kiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi (Musa), dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan men-jadikan orang-orang musyrik itu sebagai penolong-penolong," karena iman kepada Allah, kepada Nabi, dan kepada apa yang diturun-kan kepadanya menuntut seorang hamba agar memberikan wala`nya (loyalitas) kepada Allah dan kepada wali-waliNya dan memusuhi orang-orang yang kafir kepadaNya, memusuhiNya dan meneng-gelamkan diri di dalam kemaksiatan kepadaNya. Syarat perwalian Allah dan iman kepadaNya adalah hendaknya tidak mengangkat musuh-musuh Allah sebagai penolong (pemimpin). Syarat ini tidak ada pada mereka, maka akibat dari syarat itu pun juga tidak ada. ﴾ وَلَٰكِنَّ كَثِيرٗا مِّنۡهُمۡ فَٰسِقُونَ ﴿ "Tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik," artinya, menyimpang dari ketaatan kepada Allah, iman kepadaNya dan kepada Nabi. Dan di antara kefasikan mereka adalah mengangkat musuh-musuh Allah sebagai penolong (pemimpin).