Yaseen
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ 4
(4) Kemudian Allah memberitakan tentang sifat Rasulullah a paling menonjol yang membuktikan kerasulannya, yaitu bah-wasanya dia ﴾ عَلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ﴿ "di atas jalan yang lurus," yakni, jalan lempeng yang dapat mengantarkan kepada Allah dan kepada ne-geri kemuliaanNya. Jalan yang lurus itu meliputi amal-amal, yaitu amal-amal shalih yang dapat memperbaiki hati, badan, dunia dan akhirat, serta akhlak yang utama yang dapat menyucikan jiwa, membersihkan kalbu, dan melipatgandakan pahala. Inilah jalan yang lurus yang merupakan ciri (sifat) Rasulullah a dan ciri agama yang dibawanya. Perhatikanlah keagungan al-Qur`an Suci ini, bagaimana ia memadukan antara sumpah dengan jenis sumpah yang paling mulia dan dengan yang disumpahkan yang juga termulia. Berita dari Allah itu sendiri sudah cukup, akan tetapi Allah سبحانه وتعالى menegak-kan dalil-dalil yang sangat jelas dan argumen-argumen yang kon-kret pada bahasan ini yang menunjukkan kebenaran (kelegalan) apa yang Dia sumpahkan atasnya, yaitu kerasulan RasulNya, se-bagaimana telah kita uraikan dan kita singgung secara sederhana agar dijadikan pegangan.