İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · As-Sajda
Sure 32

As-Sajda

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 27

أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا نَسُوقُ ٱلْمَآءَ إِلَى ٱلْأَرْضِ ٱلْجُرُزِ فَنُخْرِجُ بِهِۦ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ أَنْعَـٰمُهُمْ وَأَنفُسُهُمْ ۖ أَفَلَا يُبْصِرُونَ 27

(27) ﴾ أَوَلَمۡ يَرَوۡاْ ﴿ "Dan apakah mereka tidak memperhatikan" de-ngan pandangan mata mereka nikmat dan kesempurnaan hikmah Kami, ﴾ أَنَّا نَسُوقُ ٱلۡمَآءَ إِلَى ٱلۡأَرۡضِ ٱلۡجُرُزِ ﴿ "bahwasanya Kami menghalau air ke bumi yang tandus" yang sama sekali tidak ada tumbuh-tumbuhan-nya. Lalu Allah menghalau hujan yang sebelumnya tidak ada padanya, lalu Dia menumpahkannya padanya dari awan atau dari sungai-sungai, ﴾ فَنُخۡرِجُ بِهِۦ زَرۡعٗا ﴿ "lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanam-tanaman," yakni, tumbuh-tumbuhan yang beraneka macam, ﴾ تَأۡكُلُ مِنۡهُ أَنۡعَٰمُهُمۡ ﴿ "yang darinya binatang-binatang ternak mereka makan" yaitu, tumbuh-tumbuhan, makanan, binatang ternak, ﴾ وَأَنفُسُهُمۡۚ ﴿ "dan makanan mereka sendiri," yaitu yang menjadi makanan manusia, ﴾ أَفَلَا يُبۡصِرُونَ ﴿ "Maka apakah mereka tidak memperhatikan," nikmat tersebut yang dengannya Allah سبحانه وتعالى menghidupkan negeri dan manusia. Lalu mereka mengambil pelajaran dan dengan pandangan dan pikiran yang mendalam itu mereka mengambil petunjuk kepada jalan yang lurus? Akan tetapi kebutaan telah menguasai mereka dan kelalaian telah menutupi mereka, sehingga mereka tidak dapat melihat pada-nya dengan pandangan orang-orang lelaki. Mereka hanya melihat kepadanya dengan penglihatan kelalaian dan hanya sekedar ke-biasaan, maka dari itu mereka tidak mendapat bimbingan kepada kebaikan.