İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Room
Sure 30

Ar-Room

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

33–34. âyetler

وَإِذَا مَسَّ ٱلنَّاسَ ضُرٌّ دَعَوْا۟ رَبَّهُم مُّنِيبِينَ إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَآ أَذَاقَهُم مِّنْهُ رَحْمَةً إِذَا فَرِيقٌ مِّنْهُم بِرَبِّهِمْ يُشْرِكُونَ 33 لِيَكْفُرُوا۟ بِمَآ ءَاتَيْنَـٰهُمْ ۚ فَتَمَتَّعُوا۟ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ 34

(33-34) ﴾ وَإِذَا مَسَّ ٱلنَّاسَ ضُرّٞ ﴿ "Dan apabila manusia disentuh oleh suatu bahaya," (berupa) sakit atau rasa takut dari kematian atau lainnya, niscaya ﴾ دَعَوۡاْ رَبَّهُم مُّنِيبِينَ إِلَيۡهِ ﴿ "mereka menyeru Rabbnya dengan kembali bertaubat kepadaNya," mereka melupakan apa yang mereka persekutukan denganNya dalam kondisi itu, karena mereka tahu bahwa tidak ada yang dapat menyingkap bahaya itu kecuali Allah, maka ﴾ إِذَآ أَذَاقَهُم مِّنۡهُ رَحۡمَةً ﴿ "apabila Dia merasakan kepada mereka barang sedikit rahmat dariNya," Dia menyembuhkan mereka dari sakitnya dan mengamankan mereka dari rasa takut, ﴾ إِذَا فَرِيقٞ مِّنۡهُم ﴿ "tiba-tiba sebagian dari mereka" merusak inabah yang mereka lakukan itu dan mereka mempersekutukanNya dengan sesuatu yang sama sekali tidak dapat membela mereka, tidak pula dapat membuat mereka kaya atau membuat mereka fakir. Semua itu adalah keingkaran terhadap apa yang Allah karuniakan dan anugerahkan kepada mereka, yang mana Dia telah menyelamatkan dan membebaskan mereka dari kesengsaraan dan melepaskan mereka dari kesempitan. Mengapa mereka tidak membalas nikmat mulia dengan bersyukur dan tulus ikhlas (bertauhid) kepadaNya dalam seluruh kondisi?