İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Aal-i-Imraan
Sure 3

Aal-i-Imraan

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 193

رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِى لِلْإِيمَـٰنِ أَنْ ءَامِنُوا۟ بِرَبِّكُمْ فَـَٔامَنَّا ۚ رَبَّنَا فَٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّـَٔاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ ٱلْأَبْرَارِ 193

(193) ﴾ رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعۡنَا مُنَادِيٗا يُنَادِي لِلۡإِيمَٰنِ ﴿ "Ya Tuhan kami, sesungguh-nya kami mendengar (seruan) orang yang menyeru kepada iman," yaitu, Muhammad ﷺ. Maksudnya beliau menyeru manusia kepada iman, menganjurkan mereka menempuhnya pada asas-asasnya maupun cabang-cabangnya. ﴾ فَـَٔامَنَّاۚ ﴿ "Maka kami pun beriman," maksudnya, kami memenuhi seruannya dengan segera dan kami cepat-cepat kepadanya. Ayat ini adalah kabar dari mereka tentang karunia Allah atas mereka, rasa bangga akan nikmatNya dan bertawasul dengannya kepada Allah agar Allah mengampuni dosa-dosa mereka dan menggugurkan keburukan-keburukan mereka, karena kebaikan itu akan menghapus keburukan, dan orang-orang yang dikaruniai keimanan oleh Allah, niscaya Allah akan mengaruniakan kepada mereka rasa aman yang sempurna. ﴾ وَتَوَفَّنَا مَعَ ٱلۡأَبۡرَارِ ﴿ "Dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti", doa ini mengandung taufik untuk berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan, di mana dengan itulah seorang hamba termasuk ke dalam orang-orang yang berbakti, konsisten dan teguh terhadapnya hingga maut menjemput.