Al-Qasas
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰٓ أُمِّ مُوسَىٰٓ أَنْ أَرْضِعِيهِ ۖ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِى ٱلْيَمِّ وَلَا تَخَافِى وَلَا تَحْزَنِىٓ ۖ إِنَّا رَآدُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ 7
(7) Permulaannya adalah tatkala Allah memunculkan Ra-sulNya, Musa yang Dia jadikan sebagai penyelamat Bangsa Isra`il melalui tangan dan sebabnya. Dan pada waktu rasa takut yang sa-ngat mendalam itu menyelimuti mereka di mana Fir'aun bersama para pengikutnya menyembelih anak-anak lelaki mereka, maka Allah mengilhami ibunda Musa agar menyusuinya dan membiar-kan Musa tinggal bersama dirinya, ﴾ فَإِذَا خِفۡتِ عَلَيۡهِ ﴿ "dan apabila kamu khawatir terhadapnya," karena kamu merasa ada seseorang yang kamu takuti akan mengambil Musa untuk diserahkan kepada mereka, ﴾ فَأَلۡقِيهِ فِي ٱلۡيَمِّ ﴿ "maka jatuhkanlah dia ke sungai." Yaitu, sungai Nil di Mesir, dimuat di dalam peti yang tertutup, ﴾ وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحۡزَنِيٓۖ إِنَّا رَآدُّوهُ إِلَيۡكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ ﴿ "dan janganlah kamu khawatir dan jangan (pula) ber-sedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul." Allah menggem-birakannya bahwa Dia akan mengembalikan Musa ke pangkuannya, dan bahwa Musa akan tumbuh besar dan selamat dari tipu daya mereka dan Dia akan menjadikannya sebagai Rasul. Ini merupakan kabar gembira yang sangat luar biasa. Pengajuan berita gembira ini kepada ibunda Musa ialah agar hatinya merasa tenang dan rasa kekhawatirannya reda.