İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Qasas
Sure 28

Al-Qasas

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 10

وَأَصْبَحَ فُؤَادُ أُمِّ مُوسَىٰ فَـٰرِغًا ۖ إِن كَادَتْ لَتُبْدِى بِهِۦ لَوْلَآ أَن رَّبَطْنَا عَلَىٰ قَلْبِهَا لِتَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ 10

(10) Setelah ibunda Musa kehilangan anaknya, maka dia benar-benar merasa sangat sedih dan hatinya pun menjadi hampa karena kegusaran yang timbul sebagai reaksi dari kondisi manu-siawinya, padahal Allah سبحانه وتعالى telah melarangnya bersedih dan merasa cemas serta menjanjikan akan mengembalikan Musa kepadanya. ﴾ إِن كَادَتۡ لَتُبۡدِي بِهِۦ ﴿ "Sesungguhnya hampir saja dia menyatakan raha-sianya," maksudnya, rahasia yang tersimpan di dalam hatinya, ﴾ لَوۡلَآ أَن رَّبَطۡنَا عَلَىٰ قَلۡبِهَا ﴿ "seandainya tidak Kami teguhkan hatinya," Kami mene-guhkannya sehingga dia bisa tetap sabar dan tidak menguraikan rahasia itu, ﴾ لِتَكُونَ ﴿ "supaya dia," dengan kesabaran dan keteguhan hati itu, ﴾ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "termasuk orang-orang yang beriman." Sebab, seseorang jika ditimpa oleh suatu musibah lalu dia bersabar dan berteguh hati, niscaya imannya bertambah karenanya. Dan hal ini dibuktikan oleh (fakta) bahwa berlanjutnya rasa sedih (berkeluh kesah) pada diri seseorang itu menunjukkan pada kelemahan imannya.