İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
Sure 26

Ash-Shu'araa

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

185–187. âyetler

قَالُوٓا۟ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلْمُسَحَّرِينَ 185 وَمَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ ٱلْكَـٰذِبِينَ 186 فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّـٰدِقِينَ 187

(185-187) Mereka berkata kepadanya dengan sikap men-dustakan dan menolak perkataannya, ﴾ إِنَّمَآ أَنتَ مِنَ ٱلۡمُسَحَّرِينَ ﴿ "Sesung-guhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang terkena sihir." Sesungguhnya engkau berbicara dengan pembicaraan orang-orang yang terkena sihir yang intinya pembicaraanmu tidak perlu digubris, ﴾ وَمَآ أَنتَ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُنَا ﴿ "dan tidaklah kamu melainkan seorang manusia seperti kami." Jadi, kamu sama sekali tidak punya kelebihan yang spesial (khusus) mengungguli kami, sehingga (mau-maunya) kamu meng-ajak kami untuk mengikutimu. Ini sama seperti perkataan kaum sebelum dan sesudah mereka yang menentang para rasul dengan syubhat tersebut, yang selalu mereka kemukakan, lakukan dan se-pakati, karena kesamaan mereka dalam kekafiran dan keserupaan hati mereka! Para rasul itu menjawab mereka dengan ungkapan, ﴾ إِن نَّحۡنُ إِلَّا بَشَرٞ مِّثۡلُكُمۡ وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يَمُنُّ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦۖ ﴿ "Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberikan karunia kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya." (Ibrahim: 11). ﴾ وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ ٱلۡكَٰذِبِينَ ﴿ "Dan sesungguhnya kami meyakinimu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta." Ini adalah sikap lancang, kezhaliman dan perkataan dusta mereka. Mereka sudah sepakat untuk melawan Nabi. Karena sesungguhnya tidak seorang rasul pun yang menghadapi kaumnya, mengajak mereka, berdialog dan berdebat dengan mereka melainkan pasti Allah سبحانه وتعالى telah memper-lihatkan bukti-bukti (mukjizat) melaluinya yang dapat mereka gunakan untuk meyakini kejujurannya, keamanahannya, terutama nabi Syu'aib عليه السلام yang dijuluki orator (singa podium) para nabi, karena sangat baiknya dia dalam menghadapi kaumnya dan men-debat mereka dengan cara yang terbaik. Kaumnya pun sudah me-yakini kejujurannya dan meyakini bahwa yang diajarkannya itu haq (benar), akan tetapi pemberitaan yang mereka lakukan tentang kedustaan Syu'aib adalah kedustaan dari mereka sendiri. ﴾ فَأَسۡقِطۡ عَلَيۡنَا كِسَفٗا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ﴿ "Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit," maksudnya, sepotong azab yang dapat menghabisi kami, ﴾ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ ﴿ "jika kamu termasuk orang-orang yang benar." Ini juga sama dengan perkataan orang-orang yang sejalan dengan mereka, ﴾ وَإِذۡ قَالُواْ ٱللَّهُمَّ إِن كَانَ هَٰذَا هُوَ ٱلۡحَقَّ مِنۡ عِندِكَ فَأَمۡطِرۡ عَلَيۡنَا حِجَارَةٗ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ أَوِ ٱئۡتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٖ 32 ﴿ "Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata, 'Ya Allah, jika betul (al-Qur`an) ini benar dari sisiMu, maka hujanilah kami batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih'." (Al-Anfal: 32), atau mereka (memang) meminta sebagian bukti-bukti yang mereka usulkan yang mana apa yang mereka minta itu tidak harus dipenuhi.