İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Furqaan
Sure 25

Al-Furqaan

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 69

يُضَـٰعَفْ لَهُ ٱلْعَذَابُ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِۦ مُهَانًا 69

(69) Kemudian Allah menguraikannya dengan FirmanNya, ﴾ يُضَٰعَفۡ لَهُ ٱلۡعَذَابُ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ وَيَخۡلُدۡ فِيهِۦ ﴿ "Akan dilipatgandakan azab untuknya pada Hari Kiamat dan dia akan kekal di dalamnya," maksudnya, di dalam azab t e r s e b u t ﴾ مُهَانًا ﴿ "dalam keadaan terhina." Jadi, ancaman dengan (azab) yang kekal bagi yang melakukan dosa-dosa itu ada-lah pasti, tidak dapat diragukan lagi. Dan begitu pula bagi orang yang mempersekutukan Allah. Juga ancaman dengan azab yang dahsyat bagi setiap orang yang melakukan salah satu dari tiga dosa tersebut, sebab dosa-dosa tersebut adalah dosa syirik, atau kalau tidak, maka termasuk dosa-dosa yang paling besar. Adapun tentang kekekalan bagi pembunuh dan pelaku zina di dalam azab, maka sesungguhnya "kekekalan" itu tidak menca-kupnya. Sebab banyak dalil-dalil al-Qur`an dan as-Sunnah yang menjelaskan bahwa seluruh orang-orang Mukmin akan keluar dari neraka, tidak ada seorang Mukmin pun yang kekal di dalamnya, sekalipun dia telah melakukan kemaksiatan apa saja. Allah سبحانه وتعالى men-catat tiga dosa besar tersebut adalah karena keberadaannya sebagai dosa yang paling besar. Syirik mengandung pengrusakan terhadap agama, pembunuhan mengandung pengrusakan terhadap jasad, sedangkan zina mengandung pengrusakan terhadap kehormatan.