İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Muminoon
Sure 23

Al-Muminoon

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 38

إِنْ هُوَ إِلَّا رَجُلٌ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا وَمَا نَحْنُ لَهُۥ بِمُؤْمِنِينَ 38

(38) ﴾ إِنۡ هُوَ إِلَّا رَجُلٌ بِهِۦ جِنَّةٞ ﴿ "Dia tidak lain hanyalah seorang lelaki yang berpenyakit gila"[8] karena itu, dia membawa penetapan tentang pengesaan Allah (dalam ibadah) dan tempat kembali (kebangkit-an)! ﴾ فَتَرَبَّصُواْ بِهِۦ حَتَّىٰ حِينٖ ﴿ "Maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu," maksudnya gugurkanlah hukuman bunuh dan jenis hukuman lain darinya sebagai bentuk penghormatan baginya, lan-taran dia seorang yang gila, yang tidak bisa dihukum disebabkan sesuatu yang diucapkannya. Maksudnya, menurut anggapan me-reka yang batil, sudah tidak tersisa lagi acara berdebat dengannya menyangkut kebenaran risalah yang ia bawa. Mereka telah ber-asumsi bahwa risalahnya batil. Ungkapan yang masih tersisa ialah apakah perlu mereka menghukuminya atau tidak? Berdasarkan sangkaan mereka, bahwa akal-akal mereka yang matang menyim-pulkan membiarkannya hidup, tanpa menghukumnya, meskipun terdapat alasan yang kuat (untuk menghukumnya). Lalu apakah ada penentangan dan kekufuran yang lebih fatal dari ini?!