Al-Hajj
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُجَـٰدِلُ فِى ٱللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّبِعُ كُلَّ شَيْطَـٰنٍ مَّرِيدٍ 3 كُتِبَ عَلَيْهِ أَنَّهُۥ مَن تَوَلَّاهُ فَأَنَّهُۥ يُضِلُّهُۥ وَيَهْدِيهِ إِلَىٰ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ 4
(3-4) Maksudnya, di antara manusia ada satu golongan dan kelompok. Mereka itu menempuh jalan kesesatan dan mulai menyanggah al-haq dengan kebatilan. Mereka bertujuan untuk memantapkan kebatilan dan memberangus al-haq. Padahal, mereka berada pada puncak kebodohan, tidak mempunyai ilmu sedikit pun. Paling-paling, modal yang mereka miliki hanyalah taklid kepada tokoh-tokoh kesesatan, dari kalangan setan yang jahat, membang-kang kepada Allah dan kepada para utusanNya, lagi memusuhi mereka. Sungguh ia telah menentang Allah dan RasulNya. Dan akhirnya, menjelma seorang tokoh yang mempropagandakan jalan menuju neraka. ﴾ كُتِبَ عَلَيۡهِ ﴿ "Yang telah ditetapkan terhadap setan itu," telah ditakdirkan pada setan yang jahat ini ﴾ أَنَّهُۥ مَن تَوَلَّاهُ ﴿ "bahwa barangsiapa yang berkawan dengannya," maksudnya barangsiapa mengikutinya ﴾ فَأَنَّهُۥ يُضِلُّهُۥ ﴿ "tentu dia akan menyesatkannya," dari jalan kebenaran dan menjauhkan dirinya dari shirathal mustaqim (jalan yang lurus) ﴾ وَيَهۡدِيهِ إِلَىٰ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ 4 ﴿ "dan membawanya ke dalam azab neraka." Ini adalah tangan kanan iblis secara nyata. Allah telah ber-firman tentang orang semacam ini, ﴾ إِنَّ ٱلشَّيۡطَٰنَ لَكُمۡ عَدُوّٞ فَٱتَّخِذُوهُ عَدُوًّاۚ إِنَّمَا يَدۡعُواْ حِزۡبَهُۥ لِيَكُونُواْ مِنۡ أَصۡحَٰبِ ٱلسَّعِيرِ ﴿ "Sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya su-paya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala." (Fathir: 6). Orang ini, yang berusaha membantah tentang Allah, ia telah memadukan antara kesesatan pribadi dengan upayanya untuk menyesatkan orang-orang. (Dalam melakukannya) ia adalah orang yang hanya mengikuti dan meniru-niru setan yang jahat. Sebuah cerminan berbagai kegelapan yang saling menutupi. Termasuk dalam konteks ini, semua orang-orang kafir dan ahli bid'ah. Sesung-guhnya mayoritas mereka hanya mengikuti semata, membantah tanpa dasar ilmu (yang shahih).