Maryam
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
لَّا يَمْلِكُونَ ٱلشَّفَـٰعَةَ إِلَّا مَنِ ٱتَّخَذَ عِندَ ٱلرَّحْمَـٰنِ عَهْدًا 87
(87) Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ لَّا يَمۡلِكُونَ ٱلشَّفَٰعَةَ ﴿ "Me-reka tidak berhak mendapat syafa'at," maksudnya syafa'at bukanlah milik mereka, dan mereka pun tidak memiliki syafa'at sama sekali. Syafa'at itu hanya milik Allah, ﴾ قُل لِّلَّهِ ٱلشَّفَٰعَةُ جَمِيعٗاۖ ﴿ "Katakanlah, 'Hanya kepunyaan Allah-lah syafa'at itu semuanya'." (Az-Zumar: 44). Allah telah memberitahukan bahwa syafa'at dari para pemberi syafa'at itu tidak akan bermanfaat bagi mereka. Pasalnya, mereka tidak pernah membuat perjanjian (ikatan) dengan Allah dengan cara beriman kepadaNya dan kepada para rasulNya. Kalau mereka tidak demikian, maka siapa saja yang sudah membuat perjanjian dengan Allah dengan cara beriman kepadaNya, para rasulNya serta mengikuti mereka, niscaya mereka termasuk orang-orang yang diridhai Allah dan akan meraih syafa'at. Sebagaimana Allah تعالى berfirman, ﴾ وَلَا يَشۡفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ٱرۡتَضَىٰ ﴿ "Dan mereka tidak memberi syafa'at melainkan kepada orang-orang yang diridhai Allah." (Al-Anbiya`: 28). Allah menamakan "iman kepadaNya" dan "mengikuti para rasulNya" sebagai perjanjian. Karena itu merupakan janji Allah (yang termaktub) dalam kitab-kitabNya (dan dijelaskan) lewat lisan para rasulNya, berupa ganjaran pahala yang indah bagi orang yang mengikuti para rasul itu.