Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Munaafiqoon
Sura ya 63

Al-Munaafiqoon

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya ya 10

وَأَنفِقُوا۟ مِن مَّا رَزَقْنَـٰكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِىَ أَحَدَكُمُ ٱلْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَآ أَخَّرْتَنِىٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ 10

(10) Firman Allah تعالى, ﴾ وَأَنفِقُواْ مِن مَّا رَزَقۡنَٰكُم ﴿ "Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu." Nafkah ini men-cakup nafkah wajib seperti zakat, kaffarat, nafkah untuk istri, budak dan lainnya, serta nafkah sunnah seperti nafkah untuk berbagai kemaslahatan. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ مِن مَّا رَزَقۡنَٰكُم ﴿ "Sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu," agar hal itu memberitahukan bahwa Allah سبحانه وتعالى tidak membebankan nafkah yang memberatkan hamba-hambaNya. Untuk itu, mereka hendaknya mensyukuri karunia yang didapatkan dengan berbagi kepada saudara-saudaranya yang me-merlukan uluran tangan. Segeralah lakukan hal itu sebelum maut datang menjemput, karena ketika kematian datang, manusia tidak mungkin sedikit pun bisa melakukan kebaikan. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ مِن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ فَيَقُولَ ﴿ "Sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata," seraya menyesali perbuatan yang seharusnya bisa dilakukan di saat-saat masih bisa dilakukan dan hal itu mustahil, ﴾ رَبِّ لَوۡلَآ أَخَّرۡتَنِيٓ إِلَىٰٓ أَجَلٖ قَرِيبٖ ﴿ "Ya Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat," agar aku bisa melakukan apa yang tidak sempat aku kerja-kan, ﴾ فَأَصَّدَّقَ ﴿ "yang menyebabkan aku dapat bersedekah," dari hartaku yang bisa menyelamatkanku dari azab dan menyebabkan aku ber-hak mendapatkan pahala yang besar, ﴾ وَأَكُن مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ ﴿ "dan aku ter-masuk orang-orang yang shalih," dengan mengerjakan perintah-pe-rintah dan menjauhi seluruh larangan, termasuk melakukan haji dan lainnya.