Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Sura ya 6

Al-An'aam

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya ya 129

وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّى بَعْضَ ٱلظَّـٰلِمِينَ بَعْضًۢا بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ 129

(129) ﴾ وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعۡضَ ٱلظَّٰلِمِينَ بَعۡضَۢا بِمَا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ ﴿ "Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zhalim itu menjadi teman bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan." Maksudnya, sebagaimana Kami jadikan jin yang bengal sebagai wali dan ber-kuasa menyesatkan teman-temannya dari kalangan manusia, Kami hubungkan juga mereka dengan jalinan pertemanan dan kesesuaian disebabkan oleh usaha dan jerih payah mereka, maka termasuk sunnah Kami adalah menjadikan orang zhalim sebagai wali bagi orang zhalim yang lain yang mendorong dan meng-hasudnya kepada keburukan, menjauhkan dan menghindarkannya dari kebaikan. Hal itu termasuk hukuman Allah yang keras, yang buruk pengaruhnya, yang mendalam bahayanya, dan yang me-nanggung dosa adalah orang yang zhalim, dialah yang mengundang dan memetik mudarat bagi dirinya sendiri, dan Tuhanmu tidaklah menzhalimi hamba-hambaNya. Termasuk dalam hal ini adalah jika kezhaliman manusia, kerusakan dan penolakan manusia untuk menunaikan hak-hak yang wajib telah memuncak, maka Allah akan memunculkan orang zhalim yang menguasai mereka dan menimpakan azab yang buruk kepada mereka. Dia akan memerintah mereka dengan kezhaliman dan kesewenang-wenangan yang jauh lebih besar daripada hak-hak Allah dan hamba-hambaNya yang tidak mereka tunaikan dengan tidak diberi balasan dan pahala padanya, sebagaimana jika manu-sia baik dan lurus, maka Allah memperbaiki pemimpin mereka, menjadikan mereka sebagai pemimpin-pemimpin yang adil dan bukan pemimpin zhalim lagi lalim.