Al-Hashr
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
لَا يُقَـٰتِلُونَكُمْ جَمِيعًا إِلَّا فِى قُرًى مُّحَصَّنَةٍ أَوْ مِن وَرَآءِ جُدُرٍۭ ۚ بَأْسُهُم بَيْنَهُمْ شَدِيدٌ ۚ تَحْسَبُهُمْ جَمِيعًا وَقُلُوبُهُمْ شَتَّىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْقِلُونَ 14
(14) ﴾ لَا يُقَٰتِلُونَكُمۡ جَمِيعًا ﴿ "Mereka tiada akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu," maksudnya, dalam keadaan bersatu, ﴾ إِلَّا فِي قُرٗى مُّحَصَّنَةٍ أَوۡ مِن وَرَآءِ جُدُرِۭۚ ﴿ "kecuali dalam kampung-kampung yang ber-benteng atau di balik tembok." Maksudnya, mereka tidak kuat me-merangi kalian dan tidak bertekad untuk itu kecuali ketika mereka berada di dalam kawasan-kawasan yang memiliki benteng di dalam perkampungan atau ketika mereka berada di balik tembok dan benteng. Ketika mereka berada dalam kondisi seperti itu, mereka akan mendapatkan perlindungan dan pertahanan di balik benteng dan tembok, dan bukan karena keberanian mereka. Ini termasuk celaan terbesar bagi mereka. ﴾ بَأۡسُهُم بَيۡنَهُمۡ شَدِيدٞۚ ﴿ "Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat." Maksudnya, permusuhan yang ada di antara mereka sangat hebat. Kelemahan mereka tidak terdapat pada diri dan kekuatan tapi kelemahan mereka dikarenakan lemahnya iman serta tidak adanya kesatuan di antara mereka, karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ تَحۡسَبُهُمۡ جَمِيعٗا ﴿ "Kalian mengira mereka itu bersatu," ketika kalian melihat mereka berkumpul dan saling bantu-membantu, ﴾ وَقُلُوبُهُمۡ شَتَّىٰۚ ﴿ "sedang hati mereka berpecah belah." Maksudnya, hati mereka saling membenci dan terpecah belah. ﴾ ذَٰلِكَ ﴿ "Yang demikian itu," yang mewajibkan mereka memi-liki sifat-sifat sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, ﴾ بِأَنَّهُمۡ قَوۡمٞ لَّا يَعۡقِلُونَ ﴿ "karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tiada me-ngerti." Maksudnya, mereka tidak memiliki akal, dan pikiran. Sebab andai mereka memiliki akal tentu lebih mengedepankan yang harus lebih dikedepankan daripada lainnya, tentu mereka tidak merela-kan hal terburuk untuk diri mereka dan tentu mereka bersatu padu. Sehingga mereka akan saling menolong satu sama lain untuk kemaslahatan dan kepentingan mereka, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Hingga mereka pun seperti layaknya orang-orang yang mendapatkan kehinaan dari kalangan ahli kitab, orang-orang yang dikalahkan oleh Allah سبحانه وتعالى melalui tangan utusanNya hingga mereka mengenyam kehinaan dalam kehidupan dunia dan tidak memberikan pertolongan pada orang yang mereka janjikan akan ditolong.