Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Najm
Sura ya 53

An-Najm

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya ya 27

إِنَّ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ لَيُسَمُّونَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ تَسْمِيَةَ ٱلْأُنثَىٰ 27

(27) Maksudnya, orang-orang yang menyekutukan Allah سبحانه وتعالى dan mendustakan para rasulNya adalah mereka yang tidak ber-iman pada Hari Akhir. Karena tidak beriman dengan Hari Akhir itulah mereka melakukan tindakan semboro dengan mengucapkan perkataan dan tindakan yang menantang Allah سبحانه وتعالى dan RasulNya. Di antara perkataan yang mereka ucapkan, "Malaikat adalah anak perempuan Allah." Mereka tidak memahasucikan Rabb mereka dari memiliki anak serta tidak memuliakan para malaikat karena disebut sebagai anak perempuan. Sebenarnya, mereka tidak me-miliki ilmu tentang Allah سبحانه وتعالى dan tentang RasulNya bahkan fitrah dan akal sehat pun tidak menunjukkan seperti itu, justru ilmu secara keseluruhan menunjukkan kekeliruan pernyataan mereka. Allah سبحانه وتعالى Mahasuci dari memiliki anak dan pendamping, karena Allah سبحانه وتعالى adalah Maha Esa dan Tunggal, satu-satunya tempat ber-gantung seluruh makhluk, yang tidak beranak dan diperanakkan, tidak ada sekutu bagiNya, para malaikat adalah hamba-hamba Allah yang mulia yang mendekatkan diri kepada Allah سبحانه وتعالى, yang senantiasa melayani Allah سبحانه وتعالى ﴾ لَّا يَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمۡ وَيَفۡعَلُونَ مَا يُؤۡمَرُونَ 6 ﴿ "Mereka tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan dan mereka mengerjakan apa yang diperintahkan." (At-Tahrim: 6).