Ad-Dukhaan
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ 4
(4) ﴾ فِيهَا ﴿ "Pada malam itu," yakni di malam yang utama itu di mana al-Qur`an diturunkan, ﴾ يُفۡرَقُ كُلُّ أَمۡرٍ حَكِيمٍ ﴿ "dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." Maksudnya, dijelaskan dan dibedakan serta dituliskan segala urusan takdir dan syariat yang telah ditetap-kan oleh Allah سبحانه وتعالى. Penulisan dan pembedaan yang ada pada malam Lailatul Qadar merupakan salah satu pencatatan yang ditetapkan dan dibedakan, sehingga sesuai dengan pencatatan pertama yang telah ditetapkan Allah سبحانه وتعالى yang menetapkan takdir seluruh makh-luk, berupa ajal, rizki, perbuatan dan kondisi mereka. Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى mewakilkan kepada para malaikat untuk menulis apa yang akan berlaku pada setiap hamba ketika berada di perut ibunya. Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى mewakilkan mereka pada saat manusia keluar ke alam dunia untuk mencatat amal perbuatannya. Allah سبحانه وتعالى mene-tapkan apa pun yang akan terjadi selama satu tahun pada malam Lailatul Qadar. Semua itu karena sempurnanya ilmu, hikmah, ke-rapian, penjagaan, serta perhatian Allah سبحانه وتعالى pada makhlukNya.