Saba
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
وَمَآ أَرْسَلْنَـٰكَ إِلَّا كَآفَّةً لِّلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ 28
(28) Allah سبحانه وتعالى memberitakan bahwasanya tidaklah Dia meng-utus RasulNya, Muhammad a melainkan agar menyampaikan berita gembira kepada seluruh manusia tentang pahala dari Allah dan menyampaikan kepada mereka amal perbuatan yang dapat mengantarkan kepadanya dan memberi peringatan akan azab Allah, lalu mengabarkan tentang amal yang mengantarkan kepadanya. Jadi, kamu sama sekali tidak mempunyai campur tangan dalam urusan tersebut; dan semua yang diusulkan kepadamu oleh kaum yang mendustakan dan keras kepala bukanlah tugasmu. Itu semua ada di Tangan Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ ﴿ "tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui," maksudnya, mereka sama sekali tidak mempunyai ilmu yang shahih, malah mereka sebenarnya adalah orang-orang bodoh atau orang-orang yang keras kepala yang tidak mau mengamalkan ilmunya, sehingga seakan-akan mereka tidak mempunyai ilmu. Dan di antara tanda mereka tidak mempunyai ilmu adalah Allah menjadikan mereka tidak memperoleh jawaban dari apa yang mereka minta (berupa usulan) kepada Rasul sebagai sesuatu yang mengharuskan mereka untuk menolak dakwahnya.