Al-Ankaboot
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
فَإِذَا رَكِبُوا۟ فِى ٱلْفُلْكِ دَعَوُا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ فَلَمَّا نَجَّىٰهُمْ إِلَى ٱلْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ 65 لِيَكْفُرُوا۟ بِمَآ ءَاتَيْنَـٰهُمْ وَلِيَتَمَتَّعُوا۟ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ 66
(65-66) Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengharuskan kaum musy-rikin dengan ketulusan mereka kepada Allah pada saat dalam ke-adaan sempit (kepepet) di waktu mereka mengarungi lautan dan menggunungnya gelombang, serta saat mereka sangat takut akan binasa (tenggelam), di mana mereka mengabaikan sesembahan-sesembahan mereka, dan mereka dengan tulus hanya berdoa ke-pada Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Lalu, tatkala suasana sempit itu tiada, –dan Allah telah menyelamatkan mereka ke da-ratan karena ketulusan doa mereka kepadaNya–, ternyata mereka mempersekutukan Allah lagi dengan sembahan-sembahan yang tidak dapat menyelamatkan mereka dari kesempitan, dan tidak pula dapat menghilangkan kesulitan dari mereka. Kenapa mereka tidak menuluskan doa kepada Allah سبحانه وتعالى dalam kondisi lapang dan sempit, mudah dan sulit agar mereka bisa benar-benar menjadi orang-orang Mukmin sejati, yang berhak mendapat pahala dari-Nya, diselamatkan dari azabNya. Akan tetapi, kesyirikan mereka tersebut adalah setelah Kami melimpahkan karunia kepada mereka, yaitu berupa keselamatan dari bahaya lautan agar kesudahannya adalah kufur terhadap apa yang telah Kami anugerahkan kepada mereka dan membalas nikmat dengan sikap buruk, serta agar mereka dapat sepenuhnya bersenang-senang di dunia ini, suatu kesenangan yang tak ubahnya seperti bersenang-senangnya hewan. Mereka tidak mempunyai visi selain perut dan kemaluan mereka. ﴾ فَسَوۡفَ يَعۡلَمُونَ ﴿ "Kelak mereka akan mengetahui" di saat mereka ber-pindah dari kehidupan dunia menuju kehidupan akhirat betapa dahsyatnya duka dan betapa pedihnya siksaan.