Al-Furqaan
Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.
Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22
وَقَالُوٓا۟ أَسَـٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ ٱكْتَتَبَهَا فَهِىَ تُمْلَىٰ عَلَيْهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا 5
(5) Di antara bagian dari perkataan mereka berkenaan dengan hal di atas adalah, mereka mengatakan, 'Yang dibawa oleh Muhammad ini adalah ﴾ أَسَٰطِيرُ ٱلۡأَوَّلِينَ ٱكۡتَتَبَهَا ﴿ "dongengan-dongeng-an orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan." Maksudnya, ini adalah cerita orang-orang terdahulu dan dongeng mereka yang diterima dari mulut ke mulut dan dituturkan oleh setiap orang, lalu Muhammad minta supaya disalin; ﴾ فَهِيَ تُمۡلَىٰ عَلَيۡهِ بُكۡرَةٗ وَأَصِيلٗا ﴿ "maka dongengan itu dibacakanlah kepadanya setiap pagi dan petang." Perkataan mereka ini mencakup sejumlah dosa besar, yaitu: - Tuduhan mereka terhadap Rasulullah a (yang merupakan manusia paling mulia lagi paling jujur di tengah-tengah mereka), dengan tuduhan dusta dan kebohongan besar. - Pemberitaan yang mereka lakukan tentang al-Qur`an yang merupakan perkataan yang paling benar, paling agung lagi paling mulia ini, bahwasanya al-Qur`an adalah kedustaan dan kebohongan. - Sesungguhnya dalam perkataan mereka tersirat ungkapan bahwa mereka mampu mendatangkan (perkataan) yang semisal al-Qur`an, dan bahwa makhluk yang sangat lemah dari segala sisi-nya mampu menyaingi Allah, Sang Pencipta nan Mahasempurna dari seluruh sisi, dengan salah satu sifatNya, yaitu kalam. - Sesungguhnya jati diri Rasulullah a telah diketahui, dan mereka sangat mengetahui akan hal itu, yaitu bahwa dia tidak bisa menulis dan tidak pernah berkumpul dengan orang yang akan menuliskan untuknya, namun mereka telah mengklaim hal itu.