Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nahl
Sura ya 16

An-Nahl

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya ya 72

وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَـٰتِ ۚ أَفَبِٱلْبَـٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ 72

(72) Allah تعالى mengabarkan tentang anugerahNya yang agung kepada para hambaNya. Dia telah menjadikan istri-istri bagi mereka supaya mereka merasa tentram kepada mereka, dan menjadikan bagi mereka dari istri-istri mereka itu anak-anak yang membuat pandangan mata mereka menjadi sejuk, anak-anak itu pun melayani orang tua dan menyelesaikan kebutuhan-kebutuhan orang tua dan dapat berguna bagi orang tua dari sisi yang banyak. Allah memberikan rizki yang baik-baik bagi mereka, berupa makan-an-makanan dan minuman-minuman serta beraneka kenikmatan lahiriah yang tidak mampu dihitung oleh para hamba. ﴾ أَفَبِٱلۡبَٰطِلِ يُؤۡمِنُونَ ﴿ "Maka mengapakah mereka beriman kepada yang batil," maksudnya apakah mereka justru mengimani kebatilan yang sebelumnya bukan menjadi sesuatu yang pernah disebut-sebut. Kemudian Allah menciptakannya di saat ia tidak memiliki wujud kecuali ketiadaan? Sesembahan-sesembahan itu tidak mampu men-ciptakan, memberi rizki, dan tidak mengatur urusanurusan sedikit pun. Hukum ini umum pada semua obyek yang disembah selain Allah, karena ia batil. Mengapa kaum musyrikin menjadikannya sebagai tuhan selain Allah, ﴾ وَبِنِعۡمَتِ ٱللَّهِ هُمۡ يَكۡفُرُونَ ﴿ "dan mengingkari nikmat Allah," mengingkarinya dan malah menggunakannya untuk ber-maksiat kepada Allah dan berbuat kufur kepadaNya? Tidaklah ini melainkan termasuk kezhaliman yang paling besar, tindakan ke-jahatan yang paling parah dan kebodohan yang paling fatal.