Ruka hadi kwenye maudhui
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Nahl
Sura ya 16

An-Nahl

Hii ni tarjama ya tafsiri ya as-Saʿdī kama IslamHouse.com inavyoichapisha katika saadi.islamenc.com, iliyosomwa kutoka kurasa za tovuti hiyo. Tovuti haisemi ni nani aliyeitafsiri kwa lugha nyingine wala inafuata toleo gani lililochapishwa, na haitaji masharti ya kuchukua matini yake, kwa hiyo haki ya kuionyesha haijathibitishwa. Hakuna aliyeilinganisha na kitabu kilichochapishwa, na hakuna mwanazuoni aliyeihakiki. Kila kifungu kipo kando ya aya inazozifafanua, ambazo ni matini ya Qur’ani ya Tanzil, inavyoonekana huko; aya ambayo tovuti haitoi ufafanuzi wake yenyewe inakaa pamoja na kifungu kilichotangulia, na faharasa inataja kila aya ya aina hiyo. Sabīl haikuandika wala kutafsiri kwa lugha nyingine chochote kati yake.

Maandishi kutokasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)ilichukuliwa 2026-10-22

Aya ya 2

يُنَزِّلُ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ بِٱلرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِۦ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦٓ أَنْ أَنذِرُوٓا۟ أَنَّهُۥ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱتَّقُونِ 2

(2) Sesudah Allah menyucikan diriNya dari sifat-sifat yang disandangkan oleh para musuhNya bagiNya, maka Allah menye-butkan wahyu yang Dia turunkan kepada para nabiNya, yang mesti diikuti dalam aspek penyebutan sifat-sifat kesempurnaan yang dinisbatkan kepada Allah. Allah berfirman, ﴾ يُنَزِّلُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ بِٱلرُّوحِ مِنۡ أَمۡرِهِۦ ﴿ "Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan pe-rintahNya" yaitu dengan wahyu yang menjadi sumber kehidupan jiwa-jiwa manusia, ﴾ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦٓ ﴿ "kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambaNya," yaitu insan-insan yang Allah ketahui layak mengemban risalahNya. Dan substansi dakwah dan protes para rasul secara keseluruh-an tertuang pada FirmanNya, ﴾ أَنۡ أَنذِرُوٓاْ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ ﴿ "Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Aku," yaitu bertumpu pada ma'rifatullah (pengenalan Allah) تعالى, pengesaanNya dalam sifat-sifat keagungan yang meru-pakan sifat-sifat uluhiyah (ketuhanan), dan peribadahan kepadaNya semata tidak ada sekutu bagiNya. Inilah alasan mengapa Allah menurunkan kitab-kitabNya, mengutus para rasul dan menggaris-kan (aturan-aturan) seluruh syariat yang menyeru dan mengarah-kan kepadanya, melawan pihak-pihak yang memerangi dan melan-carkan perlawanan terhadapnya. 9