Al-Ghaafir
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوٓا۟ أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا۟ شُيُوخًا ۚ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبْلُ ۖ وَلِتَبْلُغُوٓا۟ أَجَلًا مُّسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ 67
(67) Kemudian Allah menetapkan tauhid ini, yaitu bahwa sesungguhnya Dia-lah Pencipta kalian dan yang mengembangkan fase-fase penciptaan kalian. Oleh karena Dia semata yang mencip-takan kalian, maka sembahlah Dia semata, seraya berfirman,﴾ هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن تُرَابٖ ﴿ "Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah" yakni, ketika menciptakan asal usul kalian dan bapak pertama kalian, Adam عليه السلام, ﴾ ثُمَّ مِن نُّطۡفَةٖ ﴿ "kemudian dari setetes mani," ini adalah per-mulaan penciptaan seluruh jenis manusia saat masih dalam rahim ibunya. Allah mengingatkan dengan permulaan penciptaan atas fase-fase lainnya, seperti segumpal darah, lalu segumpal daging, kemu-dian tulang belulang dan pada akhirnya peniupan ruh,﴾ ثُمَّ يُخۡرِجُكُمۡ طِفۡلٗا ثُمَّ ﴿ "kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian," demikianlah kalian berproses dalam penciptaan ilahi h i n g g a ﴾ لِتَبۡلُغُوٓاْ أَشُدَّكُمۡ ﴿ "sampai kepada masa dewasa," yang terdiri dari kekuatan akal, tubuh dan seluruh kekuatan lahir dan batin.﴾ ثُمَّ لِتَكُونُواْ شُيُوخٗاۚ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "kemudian sampai tua, dan di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu," yakni sebelum mencapai usia dewasa. ﴾ وَلِتَبۡلُغُوٓاْ ﴿ "Serta supaya kamu sampai" melalui fase-fase yang telah ditetapkan ini hingga batas ajal ﴾ مُّسَمّٗى ﴿ "yang ditentukan" di mana usia kalian berakhir di situ, ﴾ وَلَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ﴿ "dan supaya kamu me-mahami," kondisi kalian, sehingga kalian mengetahui bahwa yang menumbuhkan kalian dalam fase-fase tersebut Sempurna kekua-saanNya, dan hanya Dia-lah yang pantas disembah, sedangkan kalian lemah (berkekurangan) dari segala sisi.