Al-Baqara
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَقَالُوا۟ لَن تَمَسَّنَا ٱلنَّارُ إِلَّآ أَيَّامًا مَّعْدُودَةً ۚ قُلْ أَتَّخَذْتُمْ عِندَ ٱللَّهِ عَهْدًا فَلَن يُخْلِفَ ٱللَّهُ عَهْدَهُۥٓ ۖ أَمْ تَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ 80
(80) Allah menyebutkan tentang perbuatan-perbuatan me-reka yang buruk, kemudian Allah menyebutkan -bersama dengan semua keburukan mereka tersebut- bahwasanya mereka menyu-cikan diri mereka (baca: menyatakan diri bahwa mereka suci) dan mereka mempersaksikan (memastikan) keselamatan bagi diri me-reka dari azab Allah dan kemenangan dengan ganjaranNya, dan bahwasanya mereka tidak akan tersentuh oleh api neraka kecuali hanya beberapa hari tertentu saja, maka artinya sangat sedikit yang dapat dihitung oleh jari; mereka menyatukan antara dosa-dosa dengan rasa aman (dari azab). Namun ketika semua itu hanyalah sebatas dugaan saja, Allah membantah mereka dalam FirmanNya, ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" kepada mereka wahai Rasulullah ﷺ,﴾ أَتَّخَذۡتُمۡ عِندَ ٱللَّهِ عَهۡدٗا ﴿ "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah?" Yakni, dengan beriman kepadaNya, kepada Rasul-rasulNya dan dengan menaati keduanya, maka janji itu yang membawa keselamatan pelakunya yang tidak akan berubah dan tidak berganti, ﴾ أَمۡ تَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعۡلَمُونَ ﴿ "ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?" Lalu Allah تعالى mengabarkan bahwa kebenaran dugaan mereka itu tergantung dari salah satu dari dua perkara tersebut yang tidak ada ketiganya. Jika mereka telah menerima janji dari Allah hingga dugaan mereka adalah benar, atau mungkin mereka hanya berkata bohong belaka hingga dugaan mereka itu hanyalah dusta dan hal itu men-jadi lebih kuat dalam penghinaan dan siksaan bagi mereka, pada-hal telah diketahui dari sifat mereka bahwasanya mereka belum menerima janji dari Allah karena banyaknya pendustaan mereka terhadap para Nabi, hingga perkara mereka itu sampai kepada tin-dakan membunuh sekelompok dari para Nabi di antara mereka. Dan karena penolakan mereka untuk taat kepada Allah dan pem-batalan mereka terhadap perjanjian-perjanjian, maka jelas dan pastilah dengan semua itu kebohongan dan dusta mereka yang berkata apa yang tidak mereka ketahui, dan berkata terhadap hal itu tanpa ilmu termasuk hal yang diharamkan paling besar dan keburukan yang paling keji.