Di dalam hadis ini Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan bahwa Al-Khaḍir dinamakan demikian karena dia pernah duduk di atas tanah kering yang tidak memiliki tumbuhan, tiba-tiba tanah tersebut bergetar dari belakangnya dan berubah menjadi hijau, yaitu ketika tumbuh padanya tumbuhan yang hijau. Al-Khaḍir disebutkan kisahnya dalam Al-Qur`ān pada kisah Nabi Musa di dalam surah Al-Kahf. Para ulama berbeda pendapat apakah dia seorang nabi ataukah wali yang saleh, dan pendapat yang benar bahwa dia seorang nabi.
- صحيح البخاري، نشر: دار طوق النجاة (مصورة عن السلطانية بإضافة ترقيم محمد فؤاد عبد الباقي)، الطبعة: الأولى، 1422ه. - كشف المشكل من حديث الصحيحين، لجمال الدين أبي الفرج عبد الرحمن بن علي بن محمد الجوزي، المحقق: علي حسين البواب، الناشر: دار الوطن – الرياض. - إرشاد الساري لشرح صحيح البخاري، لأحمد بن محمد بن أبى بكر بن عبد الملك القسطلاني القتيبي المصري، الناشر: المطبعة الكبرى الأميرية، مصر، الطبعة: السابعة، 1323 هـ.