Makna hadis: Sesungguhnya orang-orang yang membuat gambar, baik gambar pahatan atau lukisan makhluk yang bernyawa, seperti menggambar manusia atau hewan, baik gambar tersebut dihinakan atau dipuja, maka mereka itu akan disiksa atas perbuatan tersebut pada hari kiamat. Hal ini dikarenakan perbuatan mereka yang meniru makhluk Allah -Ta'ālā-. Dikatakan kepada mereka, "Hidupkanlah!" Yakni, ciptakan nyawa untuk gambar-gambar itu sebagaimana kalian buat tubuhnya. "apa yang telah kalian ciptakan," berbagai gambar yang menyerupai ciptaan Allah -Ta'ālā- yang telah kalian gambar. Jika kalian sudah menyerupakan ciptaan Allah -Ta'ālā- dalam bentuknya, maka tiupkan ruh untuknya! Ini adalah bentuk olok-olok, kecaman dan celaan karena tindakan mereka menyerupakan ciptaan Allah -Ta'ālā-. Dengan adanya tuntutan tersebut, mereka terbungkam saat tidak mampu meniupkan ruh ke dalam gambar-gambar tersebut. Dalam Aṣ-Ṣaḥīḥain dari hadis Ibnu Abbas -raḍiyallāhu 'anhu- dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Siapa yang membuat satu gambar di dunia, ia akan dipaksa untuk meniupkan ruh padanya di hari kiamat. Padahal ia tidak bisa meniupkan ruh." Dalam riwayat Al-Bukhari, "Siapa yang membuat satu gambar, sesungguhnya Allah menyiksanya hingga ia meniupkan ruh ke dalam gambar itu." An-Nawawi -raḥimahullāh- berkata, "Para ulama mengatakan bahwa membuat gambar hewan adalah sangat haram dan termasuk dosa besar, karena pelakunya diancam dengan ancaman keras yang disebutkan dalam hadis, baik hasilnya dihinakan atau tidak. Dengan demikian, apapun keadaannya, pembuatan gambar tersebut haram karena menandingi ciptaan Allah -Ta'ālā-.
نزهة المتقين، تأليف: جمعٌ من المشايخ، الناشر: مؤسسة الرسالة، الطبعة الأولى: 1397 هـ الطبعة الرابعة عشر 1407 هـ شرح صحيح البخاري، تأليف: علي بن خلف المشهور بابن بطال، تحقيق: ياسر بن إبراهيم، الناشر: مكتبة الرشد، الطبعة: الثانية، 1423هـ بهجة الناظرين، تأليف: سليم بن عيد الهلالي، الناشر: دار ابن الجوزي ، سنة النشر: 1418 هـ- 1997م صحيح مسلم، تأليف: مسلم بن الحجاج النيسابوري، تحقيق: محمد فؤاد عبد الباقي الناشر: دار إحياء التراث العربي – بيروت. رياض الصالحين، تأليف : محيي الدين يحيى بن شرف النووي ، تحقيق: د. ماهر بن ياسين الفحل ، الطبعة: الأولى، 1428 هـ صحيح البخاري، تأليف: محمد بن إسماعيل البخاري، تحقيق: محمد زهير الناصر، الناشر: دار طوق النجاة الطبعة: الأولى، 1422هـ المنهاج شرح صحيح مسلم، تأليف: محيي الدين يحيى بن شرف النووي، الناشر: دار إحياء التراث العربي، الطبعة: الثانية 1392 هـ منار القاري، تأليف: حمزة محمد قاسم ، الناشر: مكتبة دار البيان ، عام النشر: 1410 هـ.