Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Itu adalah kalimat dari Allah yang disambar jin lalu ia membisikkannya ke telinga pasukannya, lalu mereka mencampurnya dengan lebih dari seratus kedustaan

عن عائشة رضي الله عنها قالت: سَأَلَ أُنَاسٌ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْكُهَّانِ، فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَيْسُوا بِشَيْءٍ» قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، فَإِنَّهُمْ يُحَدِّثُونَ أَحْيَانًا بِالشَّيْءِ يَكُونُ حَقًّا، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تِلْكَ الْكَلِمَةُ مِنَ الْحَقِّ يَخْطَفُهَا الْجِنِّيُّ فَيَقُرُّهَا فِي أُذُنِ وَلِيِّهِ قَرَّ الدَّجَاجَةِ، فَيَخْلِطُونَ فِيهَا أَكْثَرَ مِنْ مِائَةِ كَذْبَةٍ».
Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, Orang-orang bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang para dukun, maka Rasulullah ﷺ menjawab, "Mereka itu tidak ada apa-apanya." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah! Terkadang mereka menyampaikan sesuatu dan benar terjadi." Rasulullah ﷺ bersabda, "Itu adalah kalimat dari Allah yang disambar jin lalu ia membisikkannya ke telinga pasukannya, lalu mereka mencampurnya dengan lebih dari seratus kedustaan."
Muttafaq 'alaihDerajatSahih
Penjelasan

Nabi ﷺ ditanya tentang orang-orang yang menyampaikan perkara gaib di masa akan datang, beliau mengatakan: Jangan hiraukan mereka, jangan terima ucapan mereka, dan jangan pedulikan urusan mereka. Para sahabat berkata: Tetapi perkataan mereka sesuai realita di sebagian waktu, seumpama mereka menyebutkan akan terjadi perkara gaib di bulan begini hari begini, lalu ia terjadi sesuai dengan yang mereka katakan. Maka Nabi ﷺ bersabda: Jin menyambar berita langit yang mereka dengar lalu dibawa turun ke pasukan mereka dari kalangan dukun dan mengabari mereka apa yang mereka dengar, kemudian si dukun menambah seratus kedustaan pada berita yang didengar dari langit itu.

Faedah
  1. 1- Larangan mempercayai para dukun (paranormal), dan bahwa apa yang mereka sampaikan adalah dusta dan mengada-ada, meskipun mereka benar di sebagian waktu.
  2. 2- Langit dijaga dari setan setelah diutusnya Nabi ﷺ sehingga ia tidak dapat mendengar berita apa pun, baik wahyu atau lainnya, kecuali mereka yang mencuri berita itu selamat dari lemparan meteor.
  3. 3- Jin memiliki penolong (pasukan) dari kalangan manusia.
Rujukan

صحيح البخاري (8/ 47) (6213). صحيح مسلم (4/ 1750) (2228). نزهة المتقين (2/ 1143). كنوز رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (17/ 557). بهجة الناظرين، لسليم الهلالي (3/ 177). مرقاة المفاتيح شرح مشكاة المصابيح، لعلي القاري (7/ 2904). شرح رياض الصالحين، لابن عثيمين (6/ 404).

Hadis ini di HadeethEnc.com
Tauhid Ulūhiyyah

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com