Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Sebaik-baik sedekah adalah sedekah yang diberikan oleh orang yang mempunyai kelebihan kekayaan. Tangan yang di atas (pemberi) lebih baik dari tangan yang di bawah (peminta). Hendaknya seorang dari kalian mendahulukan orang yang menjadi tanggungannya.

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: "خير الصدقة ما كان عن ظَهْر غِنى، واليدُ العُليا خيرٌ مِن اليد السُّفلى، وليَبدأْ أحدُكم بِمَن يَعول". تقول امرأته: أنْفِقْ علَيَّ، وتقول أمُّ ولده: إلى مَن تَكِلُني، ويقول له عَبْدُه: أطْعِمْنِي واسْتَعْمِلْنِي.
Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Sebaik-baik sedekah adalah sedekah yang diberikan oleh orang yang mempunyai kelebihan kekayaan. Tangan yang di atas (pemberi) lebih baik dari tangan yang di bawah (peminta). Hendaknya seorang dari kalian mendahulukan orang yang menjadi tanggungannya. Istrinya berkata, "Berilah aku nafkah!" Budak wanitanya berkata, "Kepada siapa engkau menyerahkanku?" Budak laki-lakinya berkata, "Berilah aku makan dan pekerjakanlah aku!"
Diriwayatkan oleh Ibnu Hibbān - Diriwayatkan oleh BukhariDerajatHadis sahih
Penjelasan

Hadis ini menjelaskan bahwa sedekah paling utama adalah (sedekah) berupa harta yang tidak dibutuhkan oleh orang yang bersedekah untuk nafkah anak dan istrinya, dan ia tidak membutuhkan harta tersebut untuk membayar hutang dirinya. Diwajibkan kepada orang yang bersedekah agar memulai infak (sedekah) kepada orang yang jadi tanggungannya seperti istri dan anak-anak serta budak yang dimilikinya. Dia tidak selayaknya menahan nafkah mereka lalu menyedekahkannya kepada keluarga jauh dan meninggalkan kerabat yang dekat yang harus ditanggung dan diberi nafkah. Hadis tersebut juga menerangkan bahwa jika ada kelebihan hartanya dari nafkah yang diberikan kepada orang yang menjadi tanggungannya, maka hendaknya dia bersedekah kepada orang-orang yang jauh dari kalangan orang-orang fakir dan membutuhkan. Selanjutnya hadis ini menjelaskan keutamaan infak bahwa tangan orang yang memberi dan berinfak lebih tinggi dari tangan orang yang mengambil secara indrawi dan maknawi. Hal itu disebabkan hartanya yang telah dinafkahkan dan kebaikan yang telah dicurahkannya.

Rujukan

- صحيح البخاري، تحقيق: محمد زهير بن ناصر الناصر، ط1، دار طوق النجاة (مصورة عن السلطانية بإضافة ترقيم: محمد فؤاد عبد الباقي)، 1422هـ. - صحيح ابن حبان بترتيب ابن بلبان، تحقيق: شعيب الأرنؤوط، مؤسسة الرسالة, الطبعة: الثانية، 1414 - التعليقات الحسان على صحيح ابن حبان وتمييز سقيمه من صحيحه، وشاذه من محفوظه للألباني, دار باوزير للنشر والتوزيع، جدة - الطبعة: الأولى، 1424 هـ. - بلوغ المرام من أدلة الأحكام لابن حجر، تحقيق: سمير بن أمين الزهيري, دار الفلق - ط: السابعة، 1424 هـ. - توضِيحُ الأحكَامِ مِن بُلوُغ المَرَام، للبسام، مكتَبة الأسدي، مكّة المكرّمة.الطبعة: الخامِسَة، 1423 هـ. - عون المعبود شرح سنن أبي داود، للعظيم آبادي دار الكتب العلمية - بيروت, الطبعة: الثانية، 1415 هـ. - سبل السلام للصنعاني، نشر: دار الحديث. - إرشاد الساري لشرح صحيح البخاري للقسطلاني المطبعة الكبرى الأميرية، الطبعة: السابعة، 1323 هـ. - تسهيل الإلمام بفقه الأحاديث من بلوغ المرام، تأليف: صالح بن فوزان بن عبد الله الفوزان، الطبعة: الأولى، 1427 ه - 2006 م. - منحة العلام في شرح بلوغ المرام، لعبد الله الفوزان، دار ابن الجوزي. ط1 1428هـ. - فتح ذي الجلال والاكرام بشرح بلوغ المرام، للشيخ ابن عثيمين، المكتبة الإسلامية - الطبعة الأولى 1427. - مختار الصحاح زين الدين أبو عبد الله محمد بن أبي بكر بن عبد القادر الحنفي الرازي ت: يوسف الشيخ محمد, المكتبة العصرية - الدار النموذجية، الطبعة: الخامسة، 1420هـ. - معجم اللغة العربية المعاصرة, د أحمد مختار عبد الحميد عمر، بمساعدة فريق عمل، عالم الكتب, الطبعة: الأولى، 1429 هـ.

Hadis ini di HadeethEnc.com
Sedekah Sunah

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com