Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Sempurnakanlah saf yang terdepan kemudian yang berikutnya. Kalaupun ada saf yang kurang (tidak sempurna), jadikan di saf paling belakang

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَتِمُّوا الصَّفَّ المُقَدَّمَ، ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ، فَمَا كَانَ مِنْ نَقْصٍ فَلْيَكُنْ فِي الصَّفِّ المُؤَخَّرِ».
Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Sempurnakanlah saf yang terdepan kemudian yang berikutnya. Kalaupun ada saf yang kurang (tidak sempurna), jadikan di saf paling belakang."
HR. Abu Daud dan NasaiDerajatSahih
Penjelasan

Nabi ﷺ memerintahkan kaum laki-laki yang mengerjakan salat secara berjamaah agar menyempurnakan saf pertama, baru kemudian menyempurnakan saf setelahnya, dan seterusnya. Apabila didapat kurang pada saf, hendaklah kekurangan tersebut di saf akhir.

Faedah
  1. 1- Penjelasan sunnah tentang meluruskan saf.
  2. 2- Orang-orang yang salat tidak boleh membiarkan kekurangan terjadi pada saf-saf bagian depan, tetapi kekurangan tersebut dijadikan pada saf belakang.
Rujukan

سنن أبي داود (2/ 10) (671). سنن النسائي (2/ 93) (818). شرح سنن أبي داود للعباد (89/ 25).

Hadis ini di HadeethEnc.com
Keutamaan Salat Jamaah dan Hukum-hukumnya

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com