Nabi ﷺ mengambil tangan Mu'āż -raḍiyallāhu 'anhu- dan berkata: Demi Allah! Sungguh, aku mencintaimu. Aku wasiatkan kepadamu, wahai Mu'āż, jangan sekali-kali meninggalkan di akhir setiap salat untuk membaca: Allāhumma a'innī 'alā żikrika (Ya Allah, bantulah aku untuk berzikir kepada-Mu), yakni pada setiap perkataan dan perbuatan yang dapat mendekatkan pada ketaatan. ... wa syukrika (bersyukur kepada-Mu), yakni ketika memperoleh nikmat serta hilangnya keburukan. ... wa ḥusni 'ibādatika (serta beribadah kepada-Mu dengan benar), yakni dengan ikhlas kepada Allah dan mengikuti Nabi ﷺ.
- 1- Anjuran mengabari seseorang terkait cintanya kepada orang tersebut karena Allah.
- 2- Anjuran membaca doa ini di setiap akhir salat fardu dan sunah.
- 3- Di dalam doa yang menggunakan kalimat-kalimat ringkas ini terdapat berbagai permintaan dunia dan akhirat.
- 4- Di antara faedah cinta karena Allah ialah adanya sikap saling berpesan dan menasihati dalam kebenaran serta bekerja sama pada kebaikan dan ketakwaan.
- 5- Aṭ-Ṭībiy berkata, "Berzikir kepada Allah adalah pembuka ketenangan hati, bersyukur kepada-Nya adalah wasilah kenikmatan yang dikabulkan, dan beribadah dengan baik yang diinginkan ialah berlepas diri dari semua yang akan memalingkan diri dari Allah Ta'ala."
سنن أبي داود (2/ 630) (1522). سنن النسائي (3/ 53) (1303). مسند أحمد (36/ 429) (22119). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي (1/ 450). تطريز رياض الصالحين، لفيصل آل مبارك (ص259). شرح رياض الصالحين، لابن عثيمين (3/ 264). كنوز رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (6/ 284). نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (1/ 353).