Nabi ﷺ menganjurkan untuk membaca Al-Qur`an secara berkesinambungan karena Al-Qur`an kelak pada hari Kiamat akan memberi syafaat kepada orang yang membaca dan mengamalkannya. Kemudian beliau menegaskan untuk membaca surah Al-Baqarah dan Āli 'Imrān. Beliau menamai keduanya dengan az-Zahrāwān (dua surah yang bercahaya) karena cahaya dan petunjuk yang dikandungnya. Pahala dan ganjaran membaca keduanya serta menadaburi maknanya dan mengamalkan kandungannya akan datang pada hari Kiamat seperti dua awan, atau seperti dua gerombolan burung yang membentangkan sayap saling sambung satu sama lain, yang menaungi pemiliknya dan membelanya. Kemudian beliau ﷺ menegaskan lagi agar terus-menerus membaca surah Al-Baqarah, menadaburi maknanya, dan mengamalkan kandungannya. Beliau menjelaskan bahwa hal tersebut akan mendatangkan keberkahan dan manfaat yang besar di dunia dan akhirat, sedangkan meninggalkannya akan mendatangkan penyesalan kelak pada hari Kiamat. Di antara keutamaan surah ini adalah tukang sihir tidak kuasa menyakiti orang yang membacanya.
- 1- Perintah untuk membaca Al-Qur`an dan memperbanyaknya karena ia akan memberi syafaat kepada orang-orang yang membacanya kelak pada hari Kiamat serta yang memegang teguh petunjuknya, melaksanakan perintahnya, dan meninggalkan larangannya.
- 2- Keutamaan surah Al-Baqarah dan Āli 'Imrān serta besarnya pahala keduanya.
- 3- Keutamaan surah Al-Baqarah, yaitu ia akan melindungi orang yang membacanya dari sihir.
صحيح مسلم (1/ 553) (804). مرقاة المفاتيح شرح مشكاة المصابيح، لعلي القاري (4/ 1460). التنوير شرح الجامع الصغير، لمحمد الصنعاني (2/ 606). شرح الأربعين النووية، لابن عثيمين (ص232). معارج القبول بشرح سلم الوصول إلى علم الأصول، لحافظ الحكمي (2/ 846). التَّحبير لإيضَاح مَعَاني التَّيسير، لمحمد الصنعاني (2/ 9). تطريز رياض الصالحين، لفيصل المبارك (ص579).