Nabi ﷺ menjelaskan bahwa neraka dikelilingi oleh perkara-perkara yang disenangi jiwa berupa mengerjakan perbuatan haram atau melalaikan kewajiban. Siapa yang memperturutkan hawa nafsunya dalam hal itu, maka dia berhak mendapatkan neraka. Sebaliknya, surga dikelilingi oleh perkara-perkara yang tidak disukai jiwa, seperti menjaga perkara-perkara yang diperintahkan dan meninggalkan perkara-perkara yang diharamkan serta bersabar atas hal itu. Apabila seseorang berjuang dan melawan dirinya dalam hal itu, maka dia berhak untuk masuk surga.
- 1- Di antara sebab terjerumusnya seseorang dalam syahwat ialah perbuatan setan yang menghias kemungkaran dan keburukan sehingga terlihat indah oleh jiwa, lalu cenderung kepadanya.
- 2- Perintah untuk menjauhi kesenangan-kesenangan yang diharamkan, karena merupakan jalan menuju neraka, serta bersabar atas hal-hal yang tidak disukai karena itu merupakan jalan menuju surga.
- 3- Keutamaan melawan hawa nafsu dan bersungguh-sungguh dalam ibadah, bersabar menghadapi perkara-perkara yang tidak disukai dan sulit yang menyertai ketaatan.
صحيح البخاري (8/ 102) (6487). صحيح مسلم (4/ 2174) (2822). سنن أبي داود (7/ 122) (4744). سنن الترمذي (4/ 274) (2560). سنن النسائي (7/ 3) (3763). كنوز رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (2/ 449). شرح رياض الصالحين، لابن عثيمين (2/ 87). المنهاج شرح صحيح مسلم بن الحجاج، للنووي (17/ 165). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي (1/ 183). نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، لمصطفى الخِن وغيره (1/ 134).