عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَادمِ اللَّذَّاتِ» يَعْنِي الْمَوْتَ.
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Perbanyaklah mengingat penghancur kenikmatan." Ia adalah kematian.
HR. Tirmizi, Nasai, dan Ibnu MajahDerajatHasan
Penjelasan
Nabi ﷺ mendorong untuk memperbanyak mengingat kematian. Dengan mengingatnya, seseorang akan mengingat akhirat dan akan menghancurkan kecintaan terhadap kenikmatan dunia dalam hatinya, terutama yang diharamkan.
Faedah
- 1- Kematian memutus kenikmatan dunia, tetapi pada orang beriman ia akan membawanya pada kenikmatan akhirat, surga, serta karunia besar yang akan ada di sana.
- 2- Mengingat kematian dan semua peristiwa setelahnya termasuk sebab tobat, meninggalkan dosa, dan mempersiapkan diri untuk akhirat.
Rujukan
سنن الترمذي (4/ 141) (2307). سنن النسائي (4/ 4) (1824). سنن ابن ماجه (5/ 326) (4258). ذخيرة العقبى في شرح المجتبى (18/ 219).