Di dalam hadis ini Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menerangkan bahwa sebagian orang ada yang menjadikan dunia sebagai cita-cita terbesarnya dan ujung dari ilmunya serta tujuannya yang pertama dan terakhir. Bila ada orang yang seperti ini keadaannya maka kesudahannya adalah kebinasaan dan kerugian. Ciri kelompok orang ini ialah sangat tamak terhadap dunia; bila dunia diberikan kepadanya maka dia rida, namun bila tidak diberikan maka dia murka. Sebaliknya, sebagian orang ada yang menjadikan rida Allah dan negeri akhirat sebagai tujuannya, sehingga dia tidak mengangankan kedudukan dan tidak mengejar ketenaran, melainkan dia meniatkan amalannya dalam rangka ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Ciri kelompok orang ini ialah tidak memperhatikan penampilannya, rida di tempat mana pun dia ditempatkan, dipandang remeh oleh manusia, dan menjauhkan diri dari para pemegang kedudukan dan jabatan; sehingga ketika dia meminta izin kepada mereka maka dia tidak diizinkan, dan ketika dia memberi syafaat (rekomendasi) maka mereka tidak mengabulkan rekomendasinya, akan tetapi kesudahannya adalah surga, dan itu adalah sebaik-baik balasan.
صحيح البخاري-المحقق : محمد زهير بن ناصر الناصر-الناشر : دار طوق النجاة-الطبعة : الأولى 1422هـ. فتح المجيد شرح كتاب التوحيد، للشيخ عبد الرحمن بن حسن آل الشيخ مطبعة السنة المحمدية، القاهرة، مصر، الطبعة: السابعة، 1377هـ/1957م. القول المفيد على كتاب التوحيد، للشيخ محمد بن صالح العثيمين دار ابن الجوزي، المملكة العربية السعودية، الطبعة: الثانية, محرم 1424ه. الملخص في شرح كتاب التوحيد، للشيخ صالح الفوزان دار العاصمة الرياض، الطبعة: الأولى 1422هـ- 2001م. الجديد في شرح كتاب التوحيد، للشيخ محمد بن عبد العزيز القرعاوي، مكتبة السوادي، جدة، المملكة العربية السعودية، الطبعة: الخامسة، 1424هـ/2003م. معجم اللغة العربية المعاصرة،أحمد مختار عبد الحميد عمر بمساعدة فريق عمل،الناشر: عالم الكتب،الطبعة: الأولى، 1429 هـ - 2008 م.