Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

“Kondisi terdekat seorang hamba dengan Tuhannya adalah ketika dia bersujud, sebab itu perbanyaklah doa padanya.”

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ، فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ».
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Kondisi terdekat seorang hamba dengan Tuhannya adalah ketika dia bersujud, sebab itu perbanyaklah doa padanya.”
HR. MuslimDerajatSahih
Penjelasan

Nabi ﷺ menjelaskan bahwa keadaan terdekat hamba dari Tuhannya ialah ketika dia sujud, yaitu ketika orang yang mengerjakan salat meletakkan bagian tubuhnya yang paling tinggi dan paling mulia di atas tanah sebagai bentuk merendahkan dan menghinakan diri kepada Allah ﷻ di saat ia sujud. Beliau ﷺ memerintahkan agar memperbanyak doa dalam sujud sehingga terkumpul di dalamnya penghinaan diri kepada Allah dengan perkataan dan perbuatan.

Faedah
  1. 1- Ketaatan menambah kedekatan hamba kepada Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā-.
  2. 2- Anjuran banyak berdoa dalam sujud karena termasuk momen yang mustajab untuk berdoa.
Rujukan

صحيح مسلم (1/ 350) (482). شرح رياض الصالحين، لابن عثيمين (5/ 509). تطريز رياض الصالحين، لفيصل المبارك (ص780). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي (2/ 506).

Hadis ini di HadeethEnc.com
Fator-faktor Terkabul dan Terhalangnya Doa

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com