Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Apakah ini yang diperintahkan kepada kalian?! Ataukah untuk tujuan ini kalian dibangkitkan? Yaitu kalian membenturkan ayat-ayat Kitab Allah satu sama lain? Sesungguhnya umat-umat sebelum kalian tersesat dalam hal seperti ini. Kalian tidak memiliki kepentingan sedikit pun di sini. Lihatlah apa yang diperintahkan kepada kalian lalu amalkanlah, serta lihatlah yang dilarang dari kalian lalu tinggalkanlah.

عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما : أنَّ نَفَرًا كانوا جُلوسًا بباب النبي صلى الله عليه وسلم ، فقال بعضُهم: ألم يَقُلِ اللهُ كذا وكذا؟ وقال بعضُهم: ألم يَقُلِ اللهُ كذا وكذا؟ فسمِعَ ذلك رسولُ الله صلى الله عليه وسلم ، فخرج كأنَّما فُقِئَ في وجهِه حَبُّ الرُّمَّان، فقال: «بهذا أُمِرْتُم؟ أو بهذا بُعِثْتم؟ أنْ تَضْربُوا كتابَ اللهِ بعضَه ببعض؟ إنَّما ضَلَّتِ الأُمَمُ قبلكم في مثل هذا، إنَّكم لستُم ممَّا هاهنا في شيء، انظروا الذي أُمِرتم به، فاعملوا به، والذي نُهِيتُم عنه، فانتهوا».
Abdullah bin 'Amr -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan bahwasanya beberapa orang sedang duduk di depan pintu rumah Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, lalu sebagian mereka berkata, "Bukankah Allah berfirman begini dan begini?" Sebagian yang lain berkata, "Bukankah Allah berfirman begini dan begini?" Percakapan mereka itu didengar oleh Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, lantas beliau keluar seakan-akan biji delima diperas di muka beliau. Beliau bersabda, "Apakah ini yang diperintahkan kepada kalian? Ataukah untuk tujuan ini kalian dibangkitkan?! Yaitu kalian membenturkan ayat-ayat Kitab Allah satu sama lain? Sesungguhnya umat-umat sebelum kalian tersesat dalam hal seperti ini. Kalian tidak memiliki kepentingan sedikit pun di sini. Lihatlah apa yang diperintahkan kepada kalian lalu amalkanlah, serta lihatlah yang dilarang dari kalian lalu tinggalkanlah."
Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh AhmadDerajatHadis hasan
Penjelasan

Sekelompok sahabat sedang duduk di depan pintu rumah Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, lalu mereka berselisih terkait satu permasalahan. Di sebagian riwayat disebutkan bahwa mereka berselisih tentang takdir. Maka sebagian mereka memberikan argumen atas perkataannya dengan suatu ayat dari Kitab Allah, sementara sebagian yang lain berdalil dengan ayat lain yang juga dalam Kitab Allah. Kemudian Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mendengar hal itu lalu beliau keluar menemui mereka sambil marah dan wajah beliau merah padam seakan-akan biji delima diperas di wajah beliau. Beliau bersabda kepada mereka, "Perselisihan dan perdebatan seperti ini dalam Al-Qur`ān serta membenturkan sebagian Al-Qur`ān dengan sebagian yang lain; apakah itu tujuan kalian diciptakan? Ataukah itu yang Allah perintahkan kepada kalian?" Beliau bermaksud bahwa tidak ada sedikit pun dari kedua perkara ini yang menjadi tujuan debat mereka, sehingga tidak ada hajat kepadanya. Beliau juga mengabari mereka bahwa sebab tersesatnya umat-umat sebelum mereka adalah pada perkara seperti ini. Kemudian beliau mengarahkan mereka pada sesuatu yang akan mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi mereka; beliau bersabda, "Apa yang Allah perintahkan kepada kalian maka lakukanlah, dan apa yang Allah larang dari kalian maka tinggalkanlah. Inilah yang menjadi tujuan kalian diciptakan, dan inilah yang akan mendatangkan manfaat dan kebaikan bagi kalian."

Rujukan

- مسند الإمام أحمد بن حنبل، تحقيق: شعيب الأرنؤوط - عادل مرشد، وآخرون، نشر: مؤسسة الرسالة، الطبعة: الأولى، 1421هـ - 2001م. - سنن ابن ماجه، تحقيق: محمد فؤاد عبد الباقي، نشر: دار إحياء الكتب العربية - فيصل عيسى البابي الحلبي. - السنة، لابن أبي عاصم، ومعه ظلال الجنة، تحقيق: محمد ناصر الدين الألباني، نشر: المكتب الإسلامي – بيروت، الطبعة: الأولى، 1400ه. - مرقاة المفاتيح شرح مشكاة المصابيح، لعلي بن سلطان الملا الهروي القاري، الناشر: دار الفكر، بيروت – لبنان، الطبعة: الأولى، 1422هـ - 2002م. - مشارق الأنوار الوهاجة ومطالع الأسرار البهاجة في شرح سنن الإمام ابن ماجه, محمد بن علي بن آدم بن موسى, دار المغني، الرياض - المملكة العربية السعودية, الطبعة: الأولى، 1427 هـ - 2006 م. - حاشية السندي على سنن ابن ماجه: كفاية الحاجة في شرح سنن ابن ماجه, محمد بن عبد الهادي التتوي، أبو الحسن، نور الدين السندي, دار الجيل - بيروت، بدون طبعة.

Hadis ini di HadeethEnc.com
Adab Membaca Al-Qur`ān dan Penghafalnya

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com