Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- pernah mengatakan kepada Nabi ﷺ: Cukuplah bagimu pada Ṣafiyyah. Maksudnya ia memiliki kekurangan fisik, yaitu pendek. Maka beliau bersabda: Engkau telah mengucapkan satu perkataan, andaikan perkataan itu dicampur dengan air laut, maka ia akan mendominasi, mengubah, dan merusaknya. Aisyah juga menuturkan: Aku pernah memperagakan perbuatan seseorang untuk mencelanya. Maka Nabi ﷺ bersabda: Aku tidak mau membicarakan kekurangannya ataupun menirukannya dengan memperagakan perbuatannya atau memperagakan ucapannya dalam rangka mencelanya walaupun aku diberikan harta benda dunia yang banyak untuk itu.
- 1- Peringatan dan ancaman dari perbuatan gibah.
- 2- Memperagakan cara dan menirukan orang lain dalam rangka mencela dan merendahkannya termasuk gibah yang diharamkan.
- 3- Menyebutkan aib fisik bagian dari gibah.
- 4- Al-Qāḍī berkata, "Al-Mazj ialah mencampur dan mengubah dengan menambahkan sesuatu yang lain ke dalamnya. Artinya, andaikan gibah ini dicampurkan ke laut, maka ia akan mengubah keadaannya sekalipun air laut banyak dan melimpah. Lalu bagaimana dengan amalan yang sedikit dicampur dengan gibah?!
- 5- Menjelaskan sebagian bentuk kecemburuan yang terjadi di antara istri.
- 6- Nabi ﷺ tidak membiarkan kemungkaran.
- 7- Mengecilkan kedudukan dunia dan isinya jika dibandingkan dengan rida Allah Ta'ala dan ketidakmurkaan-Nya.
- 8- Islam adalah agama akhlak baik; ia mengajak untuk menjaga kehormatan, jangan sampai dirusak dengan perkataan maupun perbuatan karena dapat mewariskan permusuhan dan saling benci di antara umat Islam.
سنن أبي داود (7/ 237) (4875). سنن الترمذي (4/ 275) (2502). مسند أحمد (41/ 433) (24964). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي (3/ 25). مرقاة المفاتيح شرح مشكاة المصابيح، للقاري (7/ 3046). التيسير بشرح الجامع الصغير، للمناوي (2/ 339). فيض القدير شرح الجامع الصغير، للمناوي (5/ 411).