Al-Inshiqaaq
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍۭ 25
{25} Hii ndiyo hali ya watu wengi; kuikadhibisha Qur-ani na kutoiamini. Na katika watu lipo kundi aliloliongoza Mwenyezi Mungu, wakamwamini Mwenyezi Mungu, na wakakubali yale waliyowaletea Mitume, "wale walioamini na wakatenda mema" basi "hao watakuwa na ujira usiomalizika." Bali ni malipo ya kudumu kutokana na yale ambayo jicho halijawahi kuona, sikio halijawahi kusikia, na wala hawajawahi kupita katika moyo wa mwanadamu yeyote. Na sifa njema ni za Mwenyezi Mungu.